Profil Fumio Kishida, Mantan Menteri Luar Negeri yang Terpilih Jadi PM Jepang

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Tokyo - Mantan Menteri Luar Negeri Fumio Kishida menang dalam pemilihan di parlemen menjadi perdana menteri Jepang yang baru.

Ia berhasil mengalahkan Taro Kano, sosok yang sebelumnya digadang-gadang akan menjadi orang nomor satu di Negeri Sakura tersebut.

Nama Taro Kano unggul dalam jajak pendapat yang dilakukan oleh Nikkei dan TV Tokyo pada 9-11 September 2021. Kano dianggap sukses kala itu menjalankan perannya sebagai menteri vaksinasi.

Fumio Kishida (64) memulai karier pada tahun 1987. Kala itu ia menjadi sekretaris seorang anggota parlemen Jepang, demikian dikutip dari laman japan.kantei.go.jp, Rabu (29/9/2021).

Kemudian, di tahun 1993 ia maju dalam pemilihan anggota parlemen untuk pertama kalinya. Sejak itu, ia terpilih sebanyak tujuh kali sampai sekarang.

Pria lulusan School of Law dari Waseda University ini juga menjabat di sejumlah posisi parlemen Jepang.

Hingga akhirnya, pada tahun 2012 ia menjabat sebagai Menteri Luar Negeri di masa pemerintahan PM Shinzo Abe.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pernah Mengunjungi Indonesia

Gubernur DKI Jakarta Jokowi menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Jepang Y.M Fumio Kishida di Balai Kota, Selasa (12/8/14). (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Gubernur DKI Jakarta Jokowi menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Jepang Y.M Fumio Kishida di Balai Kota, Selasa (12/8/14). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Pada tahun 2014, Fumio Kishida pernah mengunjungi Indonesia dan bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kala itu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Jokowi menerima kunjungan Menlu Fumio Kishida di Balai Kota pada Selasa (12/8/2014). Kala itu keduanya melakukan pertemuan tertutup di ruang tamu Balai Kota DKI Jakarta.

Kunjungan ini dalam rangka menyampaikan pesan dari PM Shinzo Abe untuk mendiskusikan beberapa isu undang-undang mineral, batu bara dan hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang untuk ke depannya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel