Profil Gatot, Auditor Tersangka Pembunuh Holly  

TEMPO.CO, Jakarta - Auditor Utama Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Gatot Supiartono jadi buruan media sejak istri mudanya, Holly Angela, tewas dibunuh di Apartemen Kalibata City, 30 September 2013 lalu. Berikut beberapa informasi terkait pejabat BPK tersebut.

Pria berusia 54 tahun itu berkarier di BPK sejak 2005. Sebelumnya, Gatot bekerja sebagai auditor di BPKP. Kabarnya, ketika masih di BPKP, Gatot membidangi investigasi. Di BPK, Gatot mengawali karier sebagai eselon II dan menjabat Inspektur Utama Pengawasan Khusus. Gatot lalu dipromosikan naik menjadi eselon I B dan menjabat staf ahli yang membidangi investigasi.

Saat ini, Gatot merupakan eselon I dan menjabat sebagai Auditor Utama Keuangan Negara I yang membidangi pemeriksaan keuangan negara di bidang politik, hukum, pertahanan dan keamanan. Beberapa lembaga besar yang diperiksanya, di antaranya Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Luar Negeri, Polri, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan dan Badan Inteligen Negara (BIN).

Namun, mulai Rabu 16 Oktober 2013, BPK memutuskan untuk membebastugaskan Gatot sementara dari jabatannya sebagai auditor utama. Meski dibebastugaskan, Gatot tetap akan pergi ke kantor. Hanya saja, ia tak lagi mengerjakan tugas-tugas yang berkaitan dengan jabatannya. Tujuannya untuk memperlancar proses pemeriksaan yang tengah dijalankan Gatot. BPK sudah mengangkat pelaksana tugas harian yang akan menggantikan Gatot sementara, yakni Barlean Suwondo.

Sumber Tempo mengungkapkan, Gatot masuk kategori pegawai negeri sipil bergolongan IV E. Mengacu pada hal ini, gaji pokok Gatot Rp4,7 juta sebulan. Itu belum termasuk ditambah tunjangan lain-lain, sehingga total gaji sekitar Rp41,1 juta sebulan.

MARTHA THERTINA

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.