Profil Greysia Polii, Pemain Ganda Putri Indonesia No 6 di Dunia

·Bacaan 2 menit

VIVA – Pasangan bulu tangkis ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, tengah menjadi sorotan usai keduanya berhasil mengalahkan wakil China pada babak perempatfinal Olimpiade Tokyo 2020.

Dalam turnamen yang diadakan di Musashino Forest Sport Plaza itu, Greysia/Apriyani berhasil mengungguli Du Yue/Li Yin Hui dari China dengan skor akhir 21-15, 20-22, dan 21-17.

Greysia Polii merupakan salah satu pemain bulu tangkis ganda Indonesia pada nomor ganda putri yang lahir di Jakarta, 11 Agustus 1987. Perempuan berusia 33 tahun itu merupakan anak dari pasangan Willy Polii dan Evie Pakasi.

Akrab disapa dengan nama Greys, ia biasa berpasangan dengan Jo Novita di berbagai ajang kejuaraan. Ia mulai bergabung dengan tim Piala Uber Indonesia pada tahun 2004 dan tahun 2008.

Pada tahun 2008, posisi Jo Novita sebagai pasangan Greys diisi Nitya Krishinda Maheswari. Pasalnya, usia Jo Novita saat itu sudah tidak lagi muda. Sampai awal tahun 2009, pasangan Greysia/Niyta belum menunjukkan adanya prestasi.

Ditambah saat itu Vita Marissa angkat kaki dari pelatnas. Sehingga, pelatnas membutuhkan lebih banyak kekuatan di sektor ganda putri. Apalagi, saat itu akan diselenggarakan Sudirman Cup di Guangzhou, China.

Dikutip dari situs resmi BWF Badminton, Greysia Polii merupakan atlet peringkat 6 dunia di sektor ganda putri. Dalam perjalanan kariernya, ia telah berhasil memenangkan 487 pertandingan.

Potensinya di kancah internasional mulai dibuktikannya saat mengikuti turnamen Singapura Terbuka, di mana ia berhasil maju ke perempatfinal dan menekuk pemain nomor 1 di dunia, yakni Wong Pei Tty/Chin Eei Hui dari Malaysia.

Namun, ia harus mengalami kekalahan di babak final saat berhadapan dengan Zhang Yawen/Zhao Tingting yang sebelumnya pernah mengalahkan Greysia/Nitya di All England.

Pada Januari 2013, Greysia dipasangkan dengan Anggia Shitta Awanda, Runner Up WJC 2011 di sektor ganda putri. Keduanya sukses menembus babak kedua di All England.

Tetapi, tak lama setelah itu, pada Mei 2013 ia kembali dipasangkan dengan Nitya Krishinda Maheswari, di mana keduanya berhasil memenangkan berbagai turnamen, yakni SGC Thailand Open GP Gold, Djarum Indonesia Open Superseries Premier, dan Semifinal Singapore Open Superseries.

Di Asian Games 2014 yang digelar di Incheon, Korea Selatan, mereka berhasil meraih medali emas di cabang olahraga bulu tangkis sektor ganda putri. Greysia Polii/Apriyani Rahayu mulai dipasangkan pada tahun 2017.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel