Profil Hadi Tjahjanto: Mantan Panglima TNI Kini Jabat Menteri ATR

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo resmi mengganti Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil dengan mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto.

Sosok menteri ATR baru pilihan Presiden Jokowi ini berlatar belakang murni dari dunia militer. Pada 1986, Hadi menyelesaikan pendidikan Angkatan Udara. Dia pun langsung melanjutkan pendidikan ke Sekolah Penerbangan TNI AU.

Hadi kemudian mengawali kariernya sebagai pilot pesawat TNI Angakatan Udara. Pria kelahiran Malang, Jawa Timur ini banyak bertugas di pangkalan udara militer.

Pada awal kariernya, Hadi menjadi pilot di Skuadron 4 yang bermarkas di Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur. Kala itu, dia bertugas membawa pesawat angkut ringan Cassa.

Selama di Malang Hadi meniti karier dari Kepala Seksi Latihan sampai Komandan Flight Ops A Flight Skuadron Udara. Setelahnya dia diangkat sebagai perwira menengah di Dinas Administrasi dan Pangkalan Udara (Disminpersau).

Karier Hadi Tjahjanto terbilang moncer di satuannya. Terbukti sejumlah jabatan penting di kesatuannya telah dirasakan. Nama Hadi makin menjadi perhatian publik saat diangkat menjadi Dinas Penerangan TNI AU.

Kedekatan dengan Jokowi

jokowi rev1
jokowi rev1.jpg

Kedekatan antara Presiden dengan Hadi diduga telah terjalin sejak lama. Sekitar tahun 2010-2011 Hadi pernah menjadi Komandan Lanud Adi Soemarmo, Solo. Saat itu bertepatan dengan Presiden Jokowi masih menjadi Wali Kota Solo.

Kemudian di 2015, Hadi diminta menjadi Sekretaris Militer Presiden, setahun setelah Jokowi memenangkan Pilpres 2014. Jabatan baru Hadi ini membuatnya naik pangkat menjadi marsekal muda (bintang dua).

Setahun kemudian, Hadi dipindahkan Presiden Jokowi untuk menjadi Irjen di Kementerian Pertahanan. Tahun 2016 Hadi naik pangkat menjadi marsekal madya, bintang tiga dengan jabatan barunya.

Lalu diawal 2017, Hadi pun ditunjuk menjadi Kepala Satuan Angkatan Udara (KSAU), orang nomor wahid di TNI AU. Bintang di pundaknya pun bertambah menjadi 4. Tak berhenti disana, 8 bulan kemudian Hadi diangkat Presiden Jokowi sebagai Panglima TNI.

Purna sebagai panglima, Hadi dipercaya Presiden Jokowi menjadi komandan lapangan gelaran MotoGP Mandalika. Kini Hadi kembali dipercaya menjadi kaki tangan Jokowi di Kementerian ATR/BPN. Sejumlah pekerjaan besar di sektor ini telah menanti untuk diselesaikan Hadi. [bim]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel