Profil Irjen (purn) Seno Sukarto, Ketua RT Kadiv Propam Kesal Tak Dilibatkan Polisi

Merdeka.com - Merdeka.com - Insiden baku tembak antar buah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo menyedot perhatian khalayak. Adalah Brigadir J yang disebut-sebut melepaskan tembakan sebanyak 7 kali dan Bharada E membalas dengan 5 kali tembakan.

Peristiwa itu terjadi di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022) lalu.

Sayangnya, peristiwa segitu menghebohkannya tidak dilaporkan ke Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat. Diketahui, alamat rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo berada di Kompleks Polri RT 5/RW 1, Duren Tiga Jakarta Selatan.

Irjen Pol(purn) Seno Sukarto yang menjadi orang nomor satu di lingkungan RT setempat. Ia mengaku hingga saat ini tidak ada anggota Polri yang melapor atau sekedar koordinasi kepadanya selaku Ketua RT.

Bahkan, Seno mengetahui peristiwa tersebut setelah ramai pemberitaan.

"Sampai sekarang saya ketemu aja nggak, terus terang saya juga ya kesal. Saya ini dianggap apa sih, maaf saja saya ini Jenderal loh, meskipun RT," kata Seno saat di sambangi, Rabu (13/7).

Seno bukan orang sembarang. Pria sepuh yang kini berusia 84 tahun itu merupakan purnawirawan Perwira Tinggi (Pati) Polri dengan pangkat terakhir Inspektur Jenderal (Irjen) alias dua bintang di pundaknya.

Berikut profil Irjen (purn) Seno Sukarto:

-Akrab saat Ferdy Sambo masih berpangkat AKBP

-Pangkat terakhir Mayor Jenderal pada 2001 (Saat ini disebut Irjen di Kepolisian)

-Pernah menjabat Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Asrena Kapolri) era Kapolri Jenderal Kunarto hingga Jenderal Banurusman Astrosemitro.

-Jabatan sebelum Asrena Kapolri, Kapolda Aceh dan Kapolda Sumatera Utara

-Angkatan 9 Rajawali

Dengan sejumlah jabatan yang pernah ia duduki di Korps Bhayangkara, wajar saja jika Irjen pol (purn) Seno Sukarto geram tidak ada kepolisian yang berkoordinasi kepadanya.

Ia sempat menegur Satpam karena sibuk jaga rumah Ferdy Sambo.

Polisi beberapa kali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Pascainsiden penembakan yang menewaskan Brigadir J di Rumah Dinas Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo. Salah satunya pada Selasa (12/7/2022) malam.

Seno menceritakan, pada malam itu, sekuriti diminta untuk menjaga pintu gerbang. Namun, Seno menegur sekuriti sebab perintah tanpa koordinasi dengan pihak RT.

"Anggota saya disuruh jaga di sana di pintu itu. Saya marah-marah, bilangin sama yang perintah, sekarang kamu kembali ke pos. Karena dia harus menjaga seluruh komplek, bukan hanya jaga pintu. Padahal mereka banyak sekali yang bisa jaga," ujar dia.

"Jadi saya memang tersinggung juga dalam hal ini. Sama sekali enggak ada laporan, enggak ada ini, merintahkan satpam seenaknya saja. Kenapa tidak memberi tahu saya sebagai ketua RT," kesalnya. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel