Profil Jin Jong Oh, Atlet Korsel yang Sebut Atlet Iran Teroris

·Bacaan 2 menit

VIVA – Petembak legendaris asal Korea Selatan di Olimpiade Tokyo 2020, Jin Jong Oh, menuai kecaman di media sosial lantaran menyebut lawannya, atlet asal Iran sebagai teroris dalam sebuah wawancara.

“Bagaimana teroris bisa menang? Itu adalah hal paling aneh dan konyol,” kata Jin, dikutip dari laman The Guardian.

Pasalnya, dalam cabang olahraga menembak itu, Javad Foroughi yang merupakan wakil Iran berhasil memenangkan medali emas di nomor air pistol 10 meter. Ia berhasil menekuk sniper asal Serbia, Damir Mikec, dan sniper asal China, Wei Pang.

Akibat kalimat pedasnya itu, tagar #SouthKoreaRacist pun menjadi trending topic di Twitter pada hari Minggu, 1 Agustus 2021 kemarin. Dikutip dari situs Korea Times, Jin sudah mengungkapkan permohonan maafnya melalui media sosial miliknya.

“Saya meminta maaf kepada Foroughi. Saya menghormati pemenang Olimpiade,” tulis Jin melalui akun sosial medianya yang diunggah Sabtu, 31 Juli 2021.

Lantas, siapakah sosok Jin Jong Oh yang baru-baru ini menuai kontroversi akibat ucapannya itu? Adalah Jin, seorang penembak legendaris asal Korea Selatan yang lahir pada 24 September 1979 di Chuncheon, Gangwon.

Ia merupakan satu-satunya sniper asal Negeri Ginseng yang berhasil memenangkan kejuaraan cabang olahraga menembak di Summer Olympics sebanyak empat kali, yakni pada tahun 2004, 2008, 2012, dan 2016.

Jin yang berasal dari klub KT Sports merupakan pemegang rekor dunia pada nomor air pistol 10 meter putra dan pistol 50 meter putra . Kariernya di kancah internasional dimulai ketika ia pertama kali memenangkan medali perak di Olimpiade 2004 silam yang berlangsung di Yunani.

Pada Agustus 2008, ia sukses membawa pulang medali emas di nomor pistol 50 meter putra dan medali perak di air pistol 10 meter putra dari Olimpiade yang digelar di Beijing, China. Prestasinya itu kemudian berlanjut hingga 2012, di mana ia juga berhasil meraih medali emas pada Olimpiade yang tahun itu berlangsung di London, Inggris.

Karena prestasinya itu, ia menjadi satu dari tiga penembak di dunia yang berhasil meraih medali emas sebanyak tiga kali dalam kejuaraan Olimpiade, bersama dengan Ralf Schumann dari Jerman dan Kim Rhode dari Amerika Serikat.

Kemudian pada 6 Agustus 2016, ia berada di posisi kelima pada nomor pistol 10 meter dalam ajang kejuaraan Summer Olympics di Rio de Janeiro. Adapun tahun 2018 Jin Jong Oh turut menyabet medali emas di nomor air pistol 10 meter dalam kejuaraan World Shooting Championship.

Namun sayangnya, di Olimpiade Tokyo 2020 kali ini, ia belum berhasil membawa pulang penghargaan ke negara asalnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel