Profil Kartini Sjahrir, Adik Menko Luhut, yang Bakal Jadi Komisaris Lippo Karawaci

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Manajemen PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mengusulkan adik Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Dr Kartini Sjahrir sebagai Komisaris Independen Lippo Karawaci dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 13 Oktober 2021.

Dr Kartini Sjahrir saat ini juga menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO).

Perempuan berusia 71 tahun ini pernah menjabat penasihat senior untuk masalah perubahan iklim pada Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia pada 2015-2018. Kartini juga menjadi wakil Indonesia di Dewan Penasihat ASEAN Institute for Peace and Reconcilliation (ASEAN-AIPR) pada 2018-2020.

Kartini juga pernah menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Argentina, Uruguay dan Paraguay pada 2010-2014. Mantan atlet ini juga pernah menerima medali penghargaaan paling bergengsi dari Pemerintah Argentina, the Order de Mayo el Merito en el Grando Cruz pada 15 September 2014.

Sejak 2020, Perempuan kelahiran Simargala ini juga menjabat sebagai Ketua Majelis Wali Amanat di Universitas Sumatera Utara.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kiprah Kartini Sjahrir

“Medal of Honor” ini untuk pertama kali diberikan kepada Kepala Perwakilan Indonesia di Argentina sejak dibukanya hubungan kedua negara 58 t
“Medal of Honor” ini untuk pertama kali diberikan kepada Kepala Perwakilan Indonesia di Argentina sejak dibukanya hubungan kedua negara 58 t

Mengutip laman Merdeka, selain pernah menjadi duta besar, Kartini juga pernah berkiprah di bidang olahraga. Kartini dikenal sosok yang menggemari olahraga. Ia pernah menjadi atlet renang dan mengikuti Kejuaraan Cabang Renang PON V Tahun 1960.

Kartini pun mendapatkan kepercayaan menjadi Pengurus Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRS) Hubungan Luar Negeri.

Ia juga dikenal sebagai tokoh Pendiri Suara Ibu Pedulu (SIP-Gerakan nasional perempuan untuk reformasi). Ia berkiprah di bidang sosial dengan diangkat sebagai Ketua Umum Asosiasi Antropologi Indonesia (AAI) dan Ketua Yayasan Kebun Binatang Ragunan.

Selain itu, ia juga ditunjuk menjadi Ketua Yayasan Rumah Ibu, yang menangangi masalah-masalah kekerasan dalam rumah tangga dan Ketua Yayasan Lingkungan Sejahtera (Yasalira).

Kartini menikah dengan Ekonom Sjahrir pada 8 Desember 1979. Kartini dan Sjahrir melanjutkan studi bersama di Amerika Serikat. Pasangan tersebut memiliki dua anak yaitu Pandu Patria Sjahrir dan Gita Rusmida Sjahrir. Adapun Pandu Patria Sjahrir adalah Komisaris PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel