Profil Klub BRI Liga 1 2022 / 2023: Arema FC, Raja Pramusim yang Masih Penasaran di Kompetisi

Bola.com, Malang - Raihan gelar juara Piala Presiden 2022 membuat Arema FC menjadi lebih percaya diri menatap BRI Liga 1 2022/2023. Singo Edan sukses membuktikan bisa menyisihkan banyak tim tangguh dalam turnamen pramusim itu. Namun, hampir 10 tahun terakhir Arema FC dikenal sebagai raja pramusim, di mana berbagai gelar turnamen sudah direngkuh.

Namun, ketika terjun di kompetisi yang sesungguhnya, mereka seperti kehabisan bensin. Setelah juara Indonesia Super League (ISL) 2010, Arema FC belum bisa menjadi kampiun lagi.

Musim ini mereka ingin menuntaskan rasa penasarannya akan juara Liga 1. Mereka membentuk kekuatan yang lebih tangguh pada musim ini.

Banyak pemain lokal dengan nama besar didatangkan, seperti Evan Dimas, Adam Alis, Hasim Kipuw, Gian Zola, Irsyad Maulana, dan masih banyak yang lain. Sementara di lini serang, Abel Camara didatangkan dari tim kasta tertinggi Liga Portugal, Belenenses.

Artinya, kekuatan Arema FC pada musim ini akan lebih menakutkan. Pemain inti dan cadangan punya kualitas tidak beda jauh. Target juara diagungkan oleh manajemen Arema FC, karena pada musim lalu mereka sudah finis di posisi keempat.

Masih Banyak PR

Para pemain Arema FC merayakan gol yang dicetak oleh Abel Camara dalam leg pertama final Piala Presiden 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (14/7/2022) malam. Arema FC menang 1-0 atas Borneo FC dalam laga final pertama ini. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Para pemain Arema FC merayakan gol yang dicetak oleh Abel Camara dalam leg pertama final Piala Presiden 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (14/7/2022) malam. Arema FC menang 1-0 atas Borneo FC dalam laga final pertama ini. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan oleh Arema FC untuk menjadi juara di Liga 1. Singo Edan memang punya pertahanan tangguh.

Mereka menjadi tim paling sedikit kemasukan di Piala Presiden 2022. Hanya tiga gol dalam 8 laga. Sistem pertahanan kukuh ditunjang kiper sekelas Adilson Maringa sebagai kuncinya.

Persoalannya ada di produktivitas gol yang belum konsisten. Kadang serangan balik menjadi senjata Arema FC yang efektif. Tapi, tidak jarang juga menemuk kebuntuan.

Belum lagi gelandang pengatur permainan, Evan Dimas Darmono, kerap diganggu cedera. Padahal saat dia berada di lapangan, permainan Arema FC lebih mengalir.

Jika Evan Dimas dalam kondisi fit, lini depan Arema FC bakal mendapatkan lebih banyak suplai bola. Imbasnya, peluang mencetak gol bisa lebih besar. Apalagi Camara sudah bisa diandalkan sebagai targetman di lini depan.

Pemain Bintang: Adilson Maringa

<p>Kiper Arema FC, Adilson Maringa menerima penghargaan sebagai pemain terbaik Piala Presiden 2022 usai laga leg kedua final Piala Presiden 2022 antara Borneo FC melawan Arema FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (17/7/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)</p>

Kiper Arema FC, Adilson Maringa menerima penghargaan sebagai pemain terbaik Piala Presiden 2022 usai laga leg kedua final Piala Presiden 2022 antara Borneo FC melawan Arema FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (17/7/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

 

Musim ini Arema FC punya Evan Dimas, Adam Alis, Abel Camara, dan lainnya. Tapi, untuk pemain bintang, Adilson Maringa, layak untuk menyandangnya. Buktinya di Piala Presiden 2022, kiper berusia 31 tahun asal Brasil ini terpilih sebagai pemain terbaik.

Maringa sering menjadi dewa penyelamat bagi Arema FC. Banyak penyelamatan krusial. Sejak musim lalu, dia dipandang sebagai kiper terbaik di Liga 1. Para kiper tangguh di Indonesia juga mengakuinya, karena Maringa sering mendapatkan pujian dari kiper lawan.

Kelebihan kiper yang satu ini adalah refleks yang luar biasa. Dia punya penempatan posisi yang bagus dan ditunjang postur menjulang. Pantas jika banyak pemain lawan dibuat frustrasi lantaran kesulitan mencetak gol.

Selain itu Maringa kiper yang jago mengatur tempo. Saat gawangnya sering ditekan, dia sering menunda ritme permainan.

Pelatih: Eduardo Almeida

Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, ketika memberikan apresiasi terhadap anak asuhnya dalam laga kontra Borneo FC di leg pertama final Piala Presiden 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (14/7/2022). (Bola.com/Iwan Setiawan)
Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, ketika memberikan apresiasi terhadap anak asuhnya dalam laga kontra Borneo FC di leg pertama final Piala Presiden 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (14/7/2022). (Bola.com/Iwan Setiawan)

 

Sosok asal Portugal ini selalu bisa lepas dari lubang jarum di Arema FC. Musim lalu, pada awal musim posisinya sempat goyah, karena empat laga pertama dilaluinya tanpa kemenangan. Tapi, akhirnya dia bisa membawa Singo Edan finis di posisi keempat.

Ketika membimbing Arema FC di Piala Presiden 2022, Aremania sempat memberikan kritik pedas kepada Eduardo Almeida karena hingga babak perempat final, permainan Arema belum meyakinkan.

Faktor keberuntungan yang dianggap berperan membaya Arema FC melaju ke semifinal. Tapi, setelah itu, strategi Almeida terlihat. Bertahan di babak pertama dan menyerang pada babak kedua terlihat efektif membuat lawan kewalahan.

Hasilnya, Almeida mendapatkan trofi pertamanya di Indonesia, yakni Piala Presiden 2022. Kini dia dapat ujian, apakah bisa membawa Singo Edan menjadi juara Liga 1.

Prediksi untuk BRI Liga 1 2022/2023

Liga 1 - Ilustrasi Logo Arema FC BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)
Liga 1 - Ilustrasi Logo Arema FC BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Arema FC boleh saja menjadi juara Piala Presiden 2022. Namun, itu tidak menjadi garansi mereka bisa dengan mudah menjadi juara BRI Liga 1.

Berkaca dari pengalaman musim lalu, Arema FC kurang stabil dan banyak meraih hasil imbang. Itu tidak lepas dari skema sang pelatih yang cenderung bermain bertahan.

Sepertinya Arema FC pada musim ini tidak akan jauh berubah dari karakter bermain musim lalu. Meskipun sekarang banyak pemain dengan naluri menyerang yang didatangkan.

Namun, para pemain tersebut lebih sering masuk di babak kedua. Sementara pada babak pertama, Arema FC cenderung turun dengan dua gelandang bertahan.

Jadi Bola.com memprediksi Arema FC tetap bersaing di papan atas atau setidaknya berada di posisi tiga besar. Namun, untuk menjadi juara, masih bergantung kepada performa tim pesaing lainnya.

Jika tim pesaing juga kurang konsisten, baru Arema FC yang punya kans untuk menjadi juara.

 

Data Tim

Arema FC Logo (Bola.com/Adreanus Titus)
Arema FC Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Nama Klub: Arema FC

Berdiri: 11 Agustus 1987

Prestasi: Juara Galatama 1992/1993 dan Juara ISL 2009/2010

Posisi Musim lalu: Posisi 4

Prediksi Musim Ini: Papan Atas

Skuad

<p>Para pemain Arema FC merayakan keberhasilan menjuarai Piala Presiden 2022 sesaat setelah penyerahan trofi usai laga leg kedua final Piala Presiden 2022 antara Borneo FC melawan Arema FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (17/7/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)</p>

Para pemain Arema FC merayakan keberhasilan menjuarai Piala Presiden 2022 sesaat setelah penyerahan trofi usai laga leg kedua final Piala Presiden 2022 antara Borneo FC melawan Arema FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (17/7/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

 

  • Kiper: Adilson Maringa (Brasil), Teguh Amiruddin, Andriyas Francisco

  • Belakang: Rizky Dwi, Sergio Silva (Portugal), Bagas Adi Nugroho, Ahmad Alfarizi, Achmad Figo, Hasim Kipuw, Ikhfanul Alam, Syaeful Anwar, Andik Rendika Rama.

  • Tengah: Renshi Yamaguchi (Jepang), Jayus Hariono, Gian Zola, Evan Dimas, Seiya da Costa, M. Faiz Iqbal, Tito Hamzah, Dendi Santoso, Ilham Udin Armaiyn, Adam Alis, Arkhan Fikri, Irsyad Maulana

  • Depan: Abel Camara (Guinea-Bissau), Hanis Saghara, M. Rafli, Dedik Setiawan, Kushedya Hari Yudo, Bramntio Ramadhan.

Posisi Akhir Arema FC di BRI Liga 1 2021/2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel