Profil Matador Belia Penghancur Jerman: Ferran Torres Garcia

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 3 menit

VIVA – Winger muda Manchester City, Ferran Torres mencuat usai menjadi bintang kemenangan Timnas Spanyol saat membantai Timnas Jerman di laga pamungkas Liga A Grup 4 UEFA Nations League, Selasa 17 November 2020 (Rabu dini hari WIB).

Dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio de la Cartuja itu, pemain 20 tahun itu sukses mencetak hattrick. Timnas Spanyol sendiri berhasil melumat Jerman 6-0 dan lolos ke putaran final UEFA Nations League tahun depan.

Media-media internasional pun menyebut Torres sebagai pemain sayap muda bertalenta dengan masa depan menjanjikan. Torres digambarkan sebagai gelandang sayap tradisional, karena kinerja dan kegemarannya lari di sisi lapangan.

Meski lebih sering bermain di sisi lapangan, dia juga mampu memotong ke dalam menuju jantung pertahanan lawan. Posisi, kebangsaan, dan gaya bermainnya, membuat Torres oleh Simone Lorini disamakan dengan mantan bintang Spanyol, Joaquín.

Torres juga dikenal karena kecepatan, kreativitas, teknik, dan kontrolnya yang ketat pada kecepatan, memungkinkannya untuk mengecoh lawan di sayap. Tinggi badan, atletis, dan kemampuan menyundulnya juga membuatnya kuat duel di udara.

Meskipun ia bermain di sayap kanan, ia mampu bermain di mana saja di seluruh lini serang. Pada tahun 2018, jurnalis sepakbola Spanyol Guillem Balagué menyebut Torres mampu bermain di kedua sayap, dan memiliki teknik dan kecerdasan.

Direktur perekrutan akademi Valencia, José Giménez, malah menyatakan: "Dia kuat, cepat, mantap dengan bola di kakinya dan kuat di udara. Dia tidak dapat diprediksi saat berlari dengan bola di kakinya, dia bisa ke dalam atau ke luar."

Pemain kelahiran Foios, Spanyol pada 29 februari 2000 ini memulai karier di akademi Valencia sejak 2006. Dia kemudian naik kelas ke Valencia B pada 2016. Setahun berselang, dia pun naik kelas ke tim senior Valencia pada 2017.

Tiga musim memperkuat Valencia, Torres total dipercaya tampil di 71 pertandingan dengan torehan 6 gol. Raihan inilah yang membuat ManCity berani mendatangkannya pada 4 Agustus 2020 lalu dengan nilai transfer €23 juta.

ManCity kemudian mengungkapkan bahwa Torres mewarisi nomor punggung 21 yang sebelumnya dikenakan oleh legenda ManCity David Silva, sesama pemain Spanyol yang juga datang dari Valencia.

Torres membuat debutnya di ManCity musim ini sebagai pemain pengganti saat menang 3-1 melawan Wolves di pertandingan tandang Premier League. Pada 30 September 2020, Torres mencetak gol pertamanya untuk klub, dalam kemenangan 0–3 melawan Burnley di Piala Liga.

Pada 21 Oktober 2020, Torres membuat debut Liga Champions bersama ManCity dan mencetak gol dalam kemenangan 3-1 atas FC Porto. Seminggu kemudian, Torres mencetak gol lagi di Liga Champions dalam kemenangan 0–3 melawan Marseille.

Pencapaiannya ini membuat dia menjadi pemain Spanyol termuda yang mencetak gol dalam tiga penampilan berturut-turut di Liga Champions, pada usia 20 tahun dan 241 hari. Pencapaian gemilang bagi seorang pemain muda.

Di level Timnas, Torres menjadi anggota skuad Spanyol yang memenangkan final Piala Eropa U-17 2017 atas Inggris, dan juga anggota skuad yang mencapai final Piala Dunia U-17 2017 pada tahun yang sama, kalah dari lawan yang sama.

Torres kemudian masuk skuad Spanyol di Piala Eropa U-19 2019 di Armenia. Dia mencetak penalti kemenangan dalam kemenangan semifinal atas Prancis, dan kedua gol dari kemenangan final 2-0 melawan juara bertahan Portugal.

Selanjutnya, dia melakukan debut untuk Timnas Spanyol U-21 pada 6 September 2019 dalam kemenangan tandang 1-0 atas Kazakhstan di kualifikasi Piala Eropa.

16 hari usai direkrut ManCity, Torres dipanggil ke Timnas senior Spanyol untuk pertama kalinya. Dia melakukan debut saat Spanyol ditahan Jerman 1-1 di UEFA Nations League pada 3 September 2020. Di laga ini, dia bermain 90 menit penuh.

Tiga hari kemudian, ia mencetak gol internasional senior pertamanya dalam kemenangan 4-0 atas Ukraina. Puncaknya, pada tanggal 17 November 2020, Torres mencetak hat-trick internasional pertamanya dalam kemenangan 6-0 atas Jerman.