Profil Melati Daeva Oktavianti, Pemain Badminton Ganda Campuran

·Bacaan 2 menit

VIVA – Perjalanan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di Olimpiade Tokyo 2020 harus terhenti usai keduanya kalah dihajar ‘monster’ bulu tangkis dunia, Zheng Siwei/Huang Yaqiong.

Laga antara Indonesia dan China itu digelar di Musashino Forest Sport Plaza Tokyo pada Rabu, 28 Juli 2021. Pemain pemegang ranking satu dunia tersebut berhasil menaklukkan wakil ganda campuran Indonesia pada dua gim langsung, yakni 21-17 dan 21-15 dalam waktu 35 menit.

Karena kekalahannya itu, Praveen/Melati memohon maaf ke masyarakat Indonesia karena belum bisa meraih hasil maksimal dan merebut medali emas di ajang olahraga internasional besar itu.

Salah satu wakil Indonesia dalam ganda campuran di Olimpiade Tokyo 2020, Melati Daeva Oktavianti merupakan seorang atlet bulu tangkis asal Indonesia yang lahir di Serang, Banten pada 26 Oktober 1994 dari pasangan Daud Sunandar dan Eva Muzalivah.

Dahulu, di usianya yang baru menginjak tiga tahun, ia rupanya pernah memiliki masalah pada paru-parunya dengan ditemukannya flek. Namun, syukurnya, beberapa bulan setelahnya ia kembali sehat.

Ternyata, ayah dari Melati merupakan seorang penyuka jenis olahraga yang saat ini ditekuni oleh putri sulungnya itu. Sehingga, dalam perjalanan karirnya sebagai atlet, ia mendapatkan dukungan penuh dari keluarganya.

Ia merupakan pemain asal klub PB Djarum yang bergabung sejak September 2009 silam dan seorang peraih medali emas di Kejuaraan Dunia Junior BWF 2012 bersama Edi Subaktiar. Saat ini, ia dipasangkan dengan Praveen Jordan di nomor ganda campuran.

Olimpiade Tokyo 2020 kali ini merupakan kali pertama Melati Daeva Oktavianti tampil di ajang sekelas olimpiade.

Sebelumnya, ia bersama pasangannya saat ini, Praveen, juga pernah bertanding di BWF World Tour pada 2018-2021. Dikutip dari situs resmi BWF Badminton, secara keseluruhan, Praveen/Melati sudah bermain bersama pada 282 pertandingan. Dari ke-282 itu, keduanya berhasil menang sebanyak 182 kali dan kalah 100 kali.

Meski ambisinya untuk meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 belum tercapai, Melati Daeva Oktavianti telah berhasil mengharumkan nama Indonesia ke kancah internasional melalui prestasi-prestasinya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel