Profil Mengerikan Petarung MMA Penghina Islam Uros Jurisic

·Bacaan 1 menit

VIVA – Petarung MMA, Uros Jurisic pernah menjadi sasaran kemarahan Shamil Musaev beberapa saat usai keduanya berduel di Konfrontcja Sztuk Walki (KSW), pada 30 Januari 2021 silam. Jurisic dituding Musaev menghina telah Islam.

Baca: Petarung Penghina Islam Kena Batunya, Dihajar Tanpa Ampun

Alhasil, Musaev langsung mengnuci dan membantingnya, kemudian masih memukul Jurisic saat terjatuh. Jurisic baru terlepas dari hantaman pukulan Musaev setelah pihak keamanan dan anggota tim kedua petarung melerai mereka.

Sejak awal, pertarungan keduanya memang agak panas karena mereka sebelumnya belum pernah kalah. Singkat cerita, Musaev menang dengan keputusan mutlak setelah duel tiga ronde. Kubu Jurisic tak terima yang kemudian terjadi insiden tersebut.

Usai kekalahannya dari Musaev, rekor MMA profesional Jurisic menjadi 11-1. Siapa sebetulnya Uros Jurisic? Berikut profilnya:

Menurut data Sherdog, Uros Jurisic lahir di Ljubljana, Slovenia, pada 11 Desember 1992. Ia memulai karier MMA profesionalnya pada Maret 2012.

Lawan pertama yang dikalahkannya bernama Alan Husicic dalam ajang AFC 3. Jurisic memaksa lawannya itu menyerah lewat teknik kuncian tangan.

Setelah itu, Jurisic tak terkalahkan pada 10 duel berikutnya. Dia memang begitu mengandalkan teknik kuncian dalam beberapa kemenangannya.

Sebelum terjun di KSW, Jurisic telah mencoba bertarung di beberapa ajang MMA. Salah satunya adalah Titan Fighting Championships (2017-2018).

Di sana, Jurisic meraih prestasi juara kelas menengah. Dia bertarung tiga kali di Titan FC, tetapi kemenangannya atas Jose Caceres pada Titan FC ke-50 yang membuatnya berhak atas titel tersebut.

Sebelum melawan Musaev atau debutnya di KSW, Jurisic lebih dahulu menjajal Bellator pada Oktober 2020. Hasilnya, dia memaksa Walter Gahadza menyerah dengan teknik rear-naked choke.

Jurisic saat ini masih bergabung dengan American Top Team. Di dalamnya, terdapat sejumlah nama petarung yang pernah menjajal UFC, seperti Jorge Masvidal, Gleison Tibau, hingga Dustin Poirier.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel