Profil Mohammad Ahsan, Pemain Ganda Putra yang Tembus Semifinal

·Bacaan 2 menit

VIVA – Atlet bulu tangkis perwakilan Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil menaklukkan pasangan tuan rumah Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dalam laga yang digelar di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo.

Pasangan yang dikenal dengan sebutan ‘The Daddies’ ini membutuhkan tiga gim untuk mengalahkan Jepang pada perempat final dengan skor 21-14, 16-21, dan 21-9.

Salah satu wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Mohammad Ahsan, merupakan salah satu pemain bulu tangkis ganda putra Indonesia yang berpasangan dengan Hendra Setiawan.

Lahir pada 7 September 1987 di Palembang, Ahsan merupakan anak dari pasangan Tumin Atmadi dan Siti Rohanah. Idolanya, Ricky Soebagja, merupakan salah satu orang berpengaruh yang membuat pria 33 tahun ini bermimpi menjadi atlet bulu tangkis sejak kecil.

Mimpinya untuk berdiri di atas podium saat meraih kemenangan itu sudah berusaha digapainya sejak ia lulus SMP. Pasca kelulusannya, ia merantau ke Jakarta dan bergabung ke dalam klub bulu tangkis ternama, yakni PB Djarum.

Di sana lah Ahsan memulai karier profesionalnya. Karena potensinya, ia pun terpilih masuk ke Pelatnas Cipayung pada tahun 2008. Saat itu, ia pertama kali dipasangkan oleh Bona Septano untuk mengikuti berbagai turnamen, di mana ia mulai mendapatkan berbagai gelar.

Hanya saja, keduanya dianggap kurang maksimal, sehingga harus dipisahkan. Hendra Setiawan lah yang kemudian menggantikan posisi Bona Septano sebagai pasangan Ahsan.

Sebelum bersama Ahsan, Hendra diketahui berpasangan dengan Markis Kido selama 13 tahun. Setelah Ahsan dan Hendra disatukan, keduanya memulai debutnya pada tahun 2012 dan berhasil di berbagai kejuaraan.

Puncak keberhasilannya adalah ketika mereka sukses mendapatkan gelar juara dunia pada tahun 2013, yakni di ajang BWF World Badminton Championship 2013 yang diadakan di Tianhe Indoor Stadium di Guangzhou, China.

Dalam kejuaraan itu, mereka berhasil mengalahkan pasangan asal Denmark, yakni Mathias Boe dan Carsen Mogensen. Tak lama setelah itu, pada tahun 2014 dan 2015, Mohammad Ahsan berhasil meraih kejuaraan All England. Kini, keduanya berhasil kembali mengharumkan nama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel