Profil Nurul Akmal, Lifter Asal Aceh di Olimpiade Tokyo 2020

·Bacaan 2 menit

VIVALifter putri yang mewakilkan Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 akan berlaga hari ini, Senin, 2 Agustus 2021 pada cabang olahraga angkat besi. Ia akan bertanding di Grup A kelas +87 kilogram.

Kini, Nurul menjadi satu-satunya atlet lifter yang menjadi harapan Indonesia untuk menyabet medali di kejuaraan empat tahunan itu.

Sebelumnya, Nurul berhasil menjadi wakil Indonesia ke Jepang karena statusnya yang berada di peringkat kelima pada Kejuaraan Adi Tashkent, Uzbekistan 2020. Nurul menjadi lifter putri pertama Indonesia yang akan tampil di kelas berat ini.

Profil Nurul Akmal

Atlet angkat besi Indonesia ini lahir di Tanah Luas, Aceh Utara pada 12 Februari 1993. Perempuan berusia 28 tahun itu sebelumnya pernah memenangkan medali perak dalam lomba +90 kilogram putri di Pesta Olahraga Solidaritas Islam 2017 yang berlangsung di Baku, Azerbaijan.

Di tahun yang sama, ia sukses meraih peringkat keenam dalam laga +90 kilogram putri yang digelar di Universiade Musim Panas 2017 di Taipei, Taiwan. Lebih lanjut, prestasinya juga diraih ketika ia menduduki peringkat keenam di lomba +75 kilogram putri.

Saat itu, lomba tersebut diadakan di Jakarta dan Nurul terjun untuk mewakili Indonesia di Pesta Olahraga Asia 2018. Pada tahun yang sama di ajang Test Event Asian Games 2018, Nurul berhasil meraih emas di kelas +75 kilogram bertepatan dengan hari ulang tahunnya.

Saat itu, dalam laga yang diadakan di Hall A2 JIEXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat, ia berhasil mengalahkan wakil Malaysia dan mencatat total angkatan 250 kilogram, yakni catatan terbaik di kelasnya.

Tahun 2019 lalu, ia sukses memenangkan medali perunggu dalam lomba +87 kilogram putri di Piala Qatar Internasional keenam yang berlangsung di Doha, Qatar.

Bersama dengan Rio Waida, Nurul Akmal merupakan seorang pembawa bendera di upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 pada Jumat, 23 Juli 2021 lalu.

Keberhasilannya untuk lolos dan mendapatkan tiket ke Olimpiade Tokyo 2020 telah menjadikan Nurul sebagai atlet pertama asal Aceh yang tampil di Olimpiade sejak 33 tahun silam.

Pasalnya, kali terakhir atlet asal Aceh tampil di Olimpiade adalah Alkindi, yakni pada cabang anggar Olimpiade 1988 Seoul, Korea Selatan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel