Profil Petinju Eks Korban Chris John yang Bikin Bonyok Manny Pacquiao

·Bacaan 3 menit

VIVA – Petinju kelas welter asal Filipina, Manny Pacquiao pernah mengalami masa-masa sulit saat menjalani karier di ring tinju. Terlepas dari kemenangan-kemenangannya yang fantastis, Pacquiao juga sempat mengalami kekalahan yang tragis.

Pacquiao telah menjalani 71 pertandingan dengan 62 kemenangan (30 menang KO), 7 kalah, dan 2 imbang.

Salah satu kekalahan yang dia terima adalah saat menghadapi Juan Manuel Marquez di Nevada, Amerika Serikat, pada 2012 silam.

Kekalahan itu tak pernah dia duga, karena dalam tiga pertarungan sebelumnya Pacquiao dua menang kali menang dan satu pertarungan berakhir imbang.

Pacquiao bertemu Juan Manuel Marquez pertama kali pada 2004 saat kedua imbang di kelas bulu. Setelah pertarungan itu, Pacquai dan Marquez menjalani nasib yang berbeda.

Pacquiao dikalahkan Erik Morales pada perebutan sabuk juara kelas bulu super WBC dan IBA. Sedangkan Marquez menjadi juara kelas bulu WBA dan IBF dengan memenangi dua pertarungan berikutnya.

Namun, gelar Marquez raib setelah dia bertarung di Tenggarong, Kalimantan Timur, pada 4 Maret 2006 melawan petinju jagoan Indonesia, Chris John. Marquez takluk dengan keputusan angka mutlak dari Chris John.

Usai kekalahan dari Chris John, Marquez mampu bangkit dan memenangkan empat pertarungan beruntun, serta berhasil meraih kembali gelar juara kelas bulu WBO dan WBC.

Akan tetapi, gelar tersebut kembali raib ketiha Marquez bertemu Pacquiao 15 Maret 2008. Pertarungan kedua itu dimenangkan Pacquiaoi dengan keunggulan angka tipis.

Demikian juga dengan laga ketiga yang digelar pada 12 November 2011. Dua juri memberikan kemenang bagi Pacquiao, sedangkan satu juri menyatakan kedua petinju sama kuat.

Namun, dalam laga terakhir atau pertemuan keempat mereka, semua prediksi terbalik. 8 Desember 2012 di MGM Grand Arena, Las Vegas, Pacquiao secara mengejutkan terkapar di atas ring lantaran terkena pukulan mengerikan dari Marquez.

Sejatinya, pertarungan sejak awal berjalan seperti tiga duel sebelumnya. Pacquiao berhasil mendominasi dan memberikan tekanan pada Marquez.

Sayangnya, musibah bagi Pacquaio datang pada detik-detik akhir ronde keenam. Waktu menjadi sangat horor bagi Pacquiao dan pendukungnya.

Pukulan Marquez tepat mengenai wajah Pacquiao. Dalam tayangan ulang di video pertandingan, kepala Pacquiao sempat terdorong ke belakang hingga bonyok karena kekuatan pukulan Marquez.

Pacquiao yang sebelumnya aktif langsung pingsan. Dia masih tidak sadarkan diri ketika Marquez sudah melakukan selebrasi. Bahkan, saking kerasnya pukulan Marquez, wasit sampai mengira dia sekarat karena terluka parah.

Marquez pun menyebut kemenangan itu sebagai hal yang tidak terlupakan. Baginya, bukan perkara uang yang dia dapatkan, melainkan kebanggan diri dan bisa membawa nama baik Meksiko sebagai negara kelahirannya.

"Saya tak mau membuat kesalahan dengan bertanya-tanya setelah melakukan itu, mengapa saya menerima pertarungan ini," kata Marquez, seperti dikutip Thesportsman.

"Ini bukan tentang uang, ini adalah sola kehormatan dan kebanggaan untuk negara saya," sambungnya.

Marquez ini meniti karier tinju profesional sejak 29 Mei 1993 hingga 2017. Selama kariernya, Marquez menjadi Meksiko ketiga (setelag Erik Morales dan Jorge Arce) yang menjadi juara dunia di empat kelas berbeda.

Selain itu, Marquez juga pernah memenangi sembilan kejuaraan dunia termasuk gelar kelas bulu WBA (Super), IBF, dan WBO antara tahun 2003 hingga 2007.

Kemudian gelar kelas bulu super WBC dari 2007 hingga 2008, The WBA (Super), WBO, The Ring Magazine antara 2008 hingga 2012, dan gelar kelas welter junior WBO dari 2012 sampai 2013.

Dalam karier yang berlangsung selama lebih dari 20 tahun, Marquez mencatatkan 64 pertandingan dengan 56 kemenangan (40 KO), 7 kalah, dan sekali imbang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel