Profil Sharif Sutardjo, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan yang Didapuk Jadi Presiden Komisaris BUMI

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sharif Cicip Sutardjo didapuk sebagai Presiden Komisaris PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dalam RUPS Perseroan Selasa, 31 Agustus 2021.

Ia menggantikan Rosan Perkasa Roeslani yang telah mengundurkan diri untuk menjalankan peran barunya sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.

Merujuk laman PT Bumi Resources Tbk (BUMI), Kamis (2/9/2021), Sharif saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Golkar sejak 2016, Ketua Dewan Penasehat Indonesia China Business Council (ICBC) sejak tahun 2006, dan Komisaris Utama PT Persija.

Pria kelahiran Yogyakarta, 10 Oktober 1948 itu sebelumnya pernah menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan RI periode 2011-2014. Dia juga pernah menjabat Ketua Dewan Penasehat Kadin periode 2009-2010 dan 2019-2020, Ketua Umum Indonesia China Business Council (ICBC) periode 2002-2006.

Kemudian ia menjabat sebagai Ketua Kadin Indonesia Komite Cina periode 1996-2004, Ketua Umum Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 1986-1989 dan menjabat sebagai anggota MPR RI selama tiga periode, sejak 1987 – 1999.

Sharif memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dan Politik dari London Economic and Political Institute, London. Lalu ia memperoleh gelar Master bidang Ilmu Hukum dari Universitas Padjajaran Bandung pada 2009, dan gelar Doktor bidang Ilmu Hukum dari perguruan tinggi yang sama pada 2013.

Dengan profesionalisme dan pengalaman berorganisasi selama kurang lebih 40 tahun di institusi pemerintah maupun swasta, saat ini Sharif masih aktif sebagai pemakalah atau pemateri pada berbagai pelatihan dan seminar mengenai masalah ekonomi dan bisnis. Juga sebagai narasumber media massa nasional dan internasional.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

RUPST PT Bumi Resources Tbk

RUPST PT Bumi Resources Tbk pada Selasa, 31 Agustus 2021 (Dok: PT Bumi Resources Tbk)
RUPST PT Bumi Resources Tbk pada Selasa, 31 Agustus 2021 (Dok: PT Bumi Resources Tbk)

Sebelumnya, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menyetujui perubahan susunan komisaris dan direksi perseroan pada Selasa, 31 Agustus 2021.

Pada RUPST PT Bumi Resources Tbk menyepakati agenda antara lain persetujuan atas keuangan tahun fiskal yang telah diaudit dengan pembagian tanggung jawab dewan, penunjukan auditor dan perubahan susunan dewan komisaris dan direksi.

Pemegang saham menyetujui Sharif Cicip Sutardjo sebagai presiden komisaris menggantikan Rosan Roeslani. Rosan mengundurkan diri untuk menjalankan tugas barunya sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS). Selain itu, Adhika Andrayudha Bakrie diangkat sebagai komisaris.

RUPST PT Bumi Resources Tbk juga mengangkat sejumlah direksi. Adika Nuraga Bakrie diangkat sebagai Presiden Direktur BUMI menggantikan almarhum Saptari Hoedaja yang tutup usia pada Juli 2021.

Rio Supin juga ditunjuk sebagai direktur yang bertanggung jawab atas proyek yang dilaksanakan BUMI.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel