Profil Stadion Euro 2020 (Euro 2021): Baku Olympic Stadium

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Baku Olympic Stadium merupakan stadion yang mungkin terdengar asing di telinga masyarakat Indonesia. Namun, stadion berkapasitas hampir 70 ribu tempat duduk itu merupakan stadion kebanggaan Azerbaijan yang akan menjadi venue Euro 2020.

Baku Olympic Stadium merupakan stadion milik Asosiasi Sepak Bola Azerbaijan (AFFA) yang berlokasi di pusat kota Baku, Azerbaijan. Stadion ini dirancang oleh TOCA (Concept Design), Heerim, dan ROSSETTI (Sports Architect).

Pembangunannya dimulai pada 6 Juni 2011 bertepatan dengan perayaan 100 tahun AFFA. Tak sampai genap empat tahun, Baku Olympic Stadium dinyatakan selesai pada 28 Februari 2015. Kemudian stadion ini diresmikan secara langsung oleh Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, pada 6 Maret 2015.

Baku Olympic Stadium tak seperti stadion sepak bola lainnya karena memiliki lintasan atletik. Event olahraga pertama yang digelar di Baku Olympic Stadium adalah European Games 2015.

Stadion ini berdiri di lahan seluas 617.000 meter kubik dan dirancang mampu menampung 68.000 orang. Memiliki tinggi enam lantai, Baku Olympic Stadium dilengkapi koridor VVIP, VIP, hingga CIP Suites dengan total 720 penonton. Selain itu, stadion ini memiliki kuota parkir untuk menampung sampai 3.078 mobil.

Saat ini, Timnas Azerbaijan dan Qarabag FK menjadi dua tim yang sering menggunakan Baku Olympic Stadium. Rekor penonton tertinggi di Baku Olympic Stadium terjdi saat Qarabag FK menjamu AS Roma di Liga Champions 2017/2018 yakni mencapai 67.200.

Baku Olympic Stadium juga akan menjadi tuan rumah perhelatan Euro 2020. Sebanyak tiga pertandingan pada penyisihan Grup A dan satu laga perempat final akan digelar di stadion yang masuk kategori 4 UEFA itu.

Momen Penting: Chelsea Juara

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, mengangkat trofi juara Liga Eropa usai mengalahkan Arsenal pada laga final Liga Eropa di Baku Olympic Stadium, Kamis (30/5) dini hari WIB. Chelsea menang 4-1 atas Arsenal. (AP Photo/Luca Bruno)
Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, mengangkat trofi juara Liga Eropa usai mengalahkan Arsenal pada laga final Liga Eropa di Baku Olympic Stadium, Kamis (30/5) dini hari WIB. Chelsea menang 4-1 atas Arsenal. (AP Photo/Luca Bruno)

Baku Olympic Stadium pernah menggelar beberapa pertandingan internasional Timnas Azerbaizan hingga turneman klub Eropa. Stadion tersebut memang dikenal sebagai markas dari Timnas Azerbaijan sejak 2018.

Namun, satu-satunya pertandingan bergengsi yang pernah digelar di Baku Olympic Stadium adalah final Liga Europa 2018/2019. Ketika itu, sebanyak 51.370 orang menyaksikan final yang mempertemukan antara dua klub Inggris, Chelsea melawan Arsenal pada 29 Mei 2019.

Chelsea ketika itu diasuh Maurizio Sarri berhasil meraih kemenangan 4-1 atas Arsenal. Awalnya, pertandingan berjalan dengan alot sehingga 45 menit babak pertama tak terjadi gol.

Memasuki paruh kedua laga, Chelsea semakin agresif melancarkan serangan. Pada menit ke-49, Chelsea lebih dulu membuka keunggulan melalui Olivier Giroud.

Pedro Rodriguez kemudian menggandakan keunggulan Chelsea pada menit ke-60. Arsenal semakin tak berdaya setelah Eden Hazard menambah gol Chelsea pada menit ke-65'.

Arsenal baru bisa memecah kebuntuan pada menit ke-69 melalui Alex Iwobi. Namun, Eden Hazard akhirnya menutup pesta kemenangan Chelsea melalui gol tendangan penalti pada menit ke-72. Chelsea akhirnya berhasil menyabet gelar Liga Europa 2018/2019.

Jadwal Pertandingan Euro 2020 di Baku Olympic Stadium

Logo Pesta Bola Eropa (Bola.com/Adreanus Titus)
Logo Pesta Bola Eropa (Bola.com/Adreanus Titus)
  • 12/6/2021 - Wales Vs Swiss

  • 16/6/2021 - Turki Vs Wales

  • 20/6/2021 - Swiss Vs Turki

  • 3/7/2021 - Laga perempat final

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini