Profil Stadion Euro 2020 (Euro 2021): Johan Cruyff Arena

·Bacaan 5 menit

Bola.com, Jakarta - Johan Cruyff Arena merupakan satu dari sekian banyak stadion medern yang saat ini ada di Eropa. Stadion ini merupakan yang terbesar di Belanda dan merupakan kebanggaan masyarakat Kota Amsterdam dan akan menjadi satu di antara 11 stadion digelarnya pertandingan Euro 2020.

Johan Cruyff Arena merupakan stadion yang menjadi homebase Ajax Amsterdam. Stadion ini dibangun dengan biaya mencapai 140 juta euro selama tiga tahun, dari 1993 hingga 1996. Stadion ini menjadi yang terbesar di negara yang mencetuskan gaya permainan Total Football itu.

Sebelum berubah nama menjadi Johan Cruyff Arena, stadion ini awalnya dikenal dengan nama Amsterdam ArenA. Stadion ini mengganti stadion sebelumnya, De Meer, yang hanya berkapasitas 19 ribu tempat duduk. Selama periode pembangunan itu, Ajax pun mengungsi ke Stadion Olympisch yang menjadi markas sementara.

Amsterdam ArenA resmi dibuka pada 14 Agustus 1996 dan menjadi stadion pertama di Eropa yang memiliki teknologi retractable roof atau atap yang bisa dibuka dan ditutup. Pembukaan stadion ini ditandai dengan pertandingan Ajax Amsterdam kontra AC Milan, yang saat itu dimenangi oleh Rossoneri dengan skor 3-0.

Tak lama setelah resmi dibuka, Amsterdam ArenA ternyata teridentifikasi memiliki desain yang tidak mendukung pertumbuhan rumput yang baik. Hal tersebut membuat dalam satu tahun perlu lima kali memperbarui rumput stadion.

Pada akhirnya, masalah tersebut bisa diatasi dengan penerapan teknologi penumbuh rumput. Teknologi ini dibangun dengan beberapa kombinasi dari lampu, turbin angin, dan juga alat penyiram air yang bertahan hingga saat ini di Johan Cruyff Arena.

Momen Bersejarah

Venue Final Liga Europa 2013, Amsterdam ArenA
Venue Final Liga Europa 2013, Amsterdam ArenA

Sebagai satu dari beberapa stadion paling modern di Eropa, Johan Cruyff Arena ketika masih bernama Amsterdam ArenA kerap terpilih sebagai tuan rumah pertandingan penting. Selain sebagai homebase Timnas Belanda, stadion ini juga dipercaya oleh UEFA menggelar sejumlah laga penentuan.

Tercatat Amsterdam ArenA pernah dipercaya untuk menggelar final Liga Champions 1998 antara Real Madrid kontra Juventus. Saat itu, Real Madrid keluar sebagai juara lewat kemenangan tipis 1-0 berkat gol tunggal Predrag Mijatovic.

Pada 2000, Amsterdam ArenA juga terpilih untuk menjadi venue Euro 2000, ketika Belanda menjadi tuan rumah bersama Belgia. Saat itu, stadion ini dipercaya memainkan tiga pertandingan babak penyisihan Grup C dan D, perempat final antara Turki kontra Portugal, dan laga semifinal antara Belanda kontra Italia.

Pada 2013, Amsterdam ArenA kembali dipercaya sebagai tuan rumah sebuah pertandingan final. Kala itu, Final Liga Europa antara Benfica kontra Chelsea, yang dimenangkan The Blues, digelar di stadion yang punya kapasitas 54 ribu kursi itu.

Bukan itu saja. Konser musik pun pernah digelar di Amsterdam ArenA. Tercatat, para pesohor di dunia musik hingga band legendaris, seperti Tina Turner, Michael Jacksen, Bon Jovi, Blackstreet Boys, The Rolling Stone, Robbie Williams, Genesis, U2, hingga Coldplay pernah menggelar konser mereka di sini.

Perubahan Nama

Kiper Argentina, Daniel Carnevali, berusaha menangkap bola dari kaki pemain Belanda, Johan Cruyff, dalam laga Piala Dunia, 26 Juni 1974. (AFP)
Kiper Argentina, Daniel Carnevali, berusaha menangkap bola dari kaki pemain Belanda, Johan Cruyff, dalam laga Piala Dunia, 26 Juni 1974. (AFP)

Pada 25 April 2017, Amsterdam ArenA diumumkan akan berubah nama menjadi Johan Cruyff Arena. Perubahan nama itu ditujukan untuk menghormati dan mengenang legenda Ajax dan sepak bola Belanda, Johan Cruyff, yang juga merupakan putra daerah Amsterdam.

Namun, beberapa bulan berselang, tepatnya 9 Agustus 2017, ada pernyataan dari pemerintah setempat bahwa perubahan nama dilakukan pada 25 Oktober 2017. Tapi, lagi-lagi tanggal itu harus diganti karena ada banyak hal yang belum selesai diurus.

Beberapa hal yang perlu disesuaikan dan diselesaikan antara lain mengenai kompensasi kemungkinan hilangnya pendapatan, mentransfer sebagian saham dari pihak dewan kota Amsterdam kepada Ajax, dan juga berdiskusi dengan keluarga Cruyff.

Setelah semua selesai, pada 5 April 2018 akhirnya diumumkan bahwa Amsterdam ArenA akan resmi berganti nama menjadi Johan Cruyff Arena pada awal musim 2018/2019. Logo baru diresmikan pada 25 April 2018 bertepatan dengan hari kelahiran mendiang Johan Cruyff.

Pertandingan Euro 2020 di Johan Cruyff Arena

Piala Eropa 2020 (UEFA)
Piala Eropa 2020 (UEFA)

Pada 6 Desember 2012, UEFA mengumumkan bahwa Euro 2020 akan dihelat di beberapa negara Eropa. Format tersebut dirancang untuk merayakan 60 tahun digelarnya turnamen terbesar negara-negara Eropa ini.

Pada 26 April 2014, UEFA memublikasikan nama-nama stadion yang akan dipakai untuk gelaran Euro 2020, satu di antaranya adalah Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Belanda. Rencananya, stadion ini akan menggelar pertandingan penyisihan grup, dan juga babak 16 besar.

Berikut selengkapnya:

  • 13 Juni 2021: Belanda vs Ukraina (Penyisihan Grup C)

  • 17 Juni 2021: Belanda vs Austria (Penyisihan Grup C)

  • 21 Juni 2021: Makedonia Utara Vs Belanda (Penyisihan Grup C)

  • 26 Juni 2021: Runner-up Grup A v Runner-up Grup B (Babak 16 Besar)

Trivia tentang Johan Cruyff Arena

Suporter cilik Belanda dengan spanduk bergambar legenda sepak bola dunia, Johan Cruyff, dalam pertandingan antara Belanda melawan Prancis di Stadion Amsterdam Arena, (25/3/2016). Cruyff meninggal dunia dalam usia 68 tahun. (AFP/Franck Fife)
Suporter cilik Belanda dengan spanduk bergambar legenda sepak bola dunia, Johan Cruyff, dalam pertandingan antara Belanda melawan Prancis di Stadion Amsterdam Arena, (25/3/2016). Cruyff meninggal dunia dalam usia 68 tahun. (AFP/Franck Fife)

Stadion kebanggaan warga Amsterdam ini adalah stadion pertama di Eropa yang memiliki atap yang bisa dibuka-tutup.

Stadion ini dinamakan Johan Cruyff Arena pada 2018 untuk menghormati mantan pemain dan pelatih Ajax, yang lahir di Amsterdam, Johan Cruyff yang meninggal pada Maret 2016.

Stadion ini kembali mendapatkan sentuhan teknologi yang lebih modern dan juga renovasi di beberapa titik demi meningkatkan akses serta membuat suporter lebih nyaman jelang EURO 2020.

Pada 2005, suporter Ajax pernah mencoba meyakinkan pengelola stadion untuk mengubah nama menjadi Rinus Michels Stadium. Namun, keinginan itu ditolak dan membuat suporter Ajax di setiap laga kandang selalu membentangkan spanduk besar bertuliskan Rinus Michels Stadium

Amsterdam Admirals pernah memainkan pertandingan kandangnya di stadion ini sejak 1997 hingga National Football League (NFL) Eropa mengakhiri kompetisi pada Juni 2007.

Pencetak gol pertama di Johan Cruyff Arena adalah pemain AC Milan, Dejan Savicevic, yang ia ciptakan dalam laga inagurasi pembukaan stadion antara Ajax Amsterdam vs AC Milan pada 1996. Kala itu, Ajax kalah telak tiga gol tanpa balas.

Rob Schuurman adalah arsitek dari Johan Cruyff Arena yang memiliki kapasitas 54.990 kursi. Dan bisa menjadi 68,000 kursi untuk konser musik.

Disadur dari: Bola.net (Afdholud Dzikry, published 24/2/2020 dan sudah disempurnakan dengan informasi terkini)

Video