Profil Tiga Pj Gubernur Provinsi Baru di Papua

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian telah melantik tiga penjabat gubernur provinsi baru di Papua. Pelantikan dilakukan di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Jumat (11/11).

Mereka adalah Apolo Safanpo yang dilantik menjadi Pj Gubernur Papua Selatan, Ribka Haluk menjadi Pj Gubernur Papua Tengah, dan Nikolaus Kondomo menjadi Pj Gubernur Papua Pegunungan.

Pengangkatan mereka berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 115/P/2022 tentang Pengangkatan Penjabat Gubernur. Usai pembacaan Keppres, Tito menuntun tiga penjabat gubernur Papua untuk mengucapkan sumpah jabatan.

"Saya berjanji akan memenuhi kewajiban saya sebagai penjabat gubernur Papua Selatan, sebagai penjabat gubernur Papua Tengah, sebagai penjabat Papua Pegunungan, dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Memegang teguh UUD tahun 1945 dan menjalankan segala UU dan peraturannya dengan selurus lurusnya dan berintegritas dan berbakti pada masyarakat bangsa dan negara. Semoga Tuhan menolong saya," kata Tito yang diikuti tiga penjabat gubernur Papua.

Profil

Pj Gubernur Papua Selatan Apolo merupakan staf ahli Mendagri bidang pemerintahan. Pria kelahiran 1975 ini memiliki latar belakang sebagai akademisi. Ia merupakan Rektor Universitas Cendrawasih.

Berikutnya Ribka Haluk merupakan satu-satunya perempuan yang dilantik sebagai penjabat gubernur Papua hari ini. Penjabat gubernur Papua Tengah ini merupakan staf ahli Mendagri bidang aparatur dan pelayanan publik.

Ribka sudah pengalaman menjabat sebagai penjabat kepala daerah. Yaitu penjabat gubernur bupati Kabupaten Yalimo pada 2021 dan penjabat bupati Kabupaten Mappi tahun 2017. Ribka merupakan seorang aparatur sipil negara. Pada 2014, ia menjabat sebagai kepala dinas sosial dan pemukiman provinsi Papua.

Terakhir, Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo merupakan staf ahli bidang hubungan antar lembaga dan kerja sama internasional Kejaksaan Agung. Nikolaus merupakan seorang jaksa. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Papua.

Tiga Pj Gubernur Asli Papua

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, penjabat gubernur tiga daerah otonomi baru Papua merupakan orang asli Papua. Presiden Joko Widodo ketika menjadi tim penilai akhir mengharapkan orang asli Papua yang ditunjuk sebagai penjabat gubernur di daerah otonomi baru.

"Maka kita mencari para calon pemimpin yang bagus," katanya di kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat (11/11).

Tito mengatakan, Apolo dan Ribka memang dinaikkan sebagai staf ahli Mendagri agar dapat dilantik menjadi penjabat gubernur. Karena sesuai undang-undang yang dapat menjadi penjabat gubernur merupakan pimpinan tinggi madya atau eselon satu.

"Staf ahli menteri itu adalah eselon satu struktural. Jadi itu dilaksanakan dengan Kepres," jelas Tito. [tin]