Profil Witan Sulaeman, Jebolan PPLB Ragunan yang Jadi Pilar Timnas Indonesia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong memanggil 28 pemain yang akan diberangkatkan ke UEA utuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 dan dua kali uji coba.

Witan Sulaeman menjadi salah satu pemain pilihan yang dipanggil oleh Shin Tae-yong untuk memperkuat timnas Indonesia dalam menjalani laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia plus dua uji coba di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

Nama Witan Sulaeman sudah tidak asing lagi di telinga para suporter Indonesia. Namanya sudah didengar sejak mulai membela Timnas Indonesia u-19 di 2017 pada usia 16 tahun.

Witan Sulaeman ikut main dalam pertandingan Indonesia vs Taiwan leg kedua Kualifikasi Piala Asia 2021 pada Senin, 11 Oktober 2021. Dalam pertandingan itu, ia berhasil mencetak salah satu gol kemenangan dengan total akhir Timnas menang 3-0.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Perjalanan Karirnya

Ilustrasi - Witan Sulaeman (Bola.com/Adreanus Titus)
Ilustrasi - Witan Sulaeman (Bola.com/Adreanus Titus)

Usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil, itulah kalimat yang pas untuk menggambarkan kerja keras Witan selama ini.

Pasalnya perjalanan Witan dalam dunia sepak bola termasuk panjang, "Pertama saya masuk Sekolah Sepakbola di Palu, namanya SSB Galara. Saya di sana sampai SMP. Saat SMP saya juga ikut Liga Pelajar Indonesia di Palu dan pernah juga ikut Piala Kemenpora. Setelah lulus SMP, saya ikut seleksi di Diklat Ragunan dan akhirnya lolos," ujarnya dalam sebuah wawancara.

Ia memulai karirnya dengan ditemani sang ayah yang menemani Witan merantau ke Jakarta untuk mengikuti seleksi PPLB Ragunan.

Setelah giatnya kerja keras yang sudah ia tekuni untuk menjadi pemain pesepakbola profesional di Indonesia, Witan tetap menjaga konsisten semangatnya itu.

Berani Melangkah Lebih Jauh

Witan Sulaeman bergabung dengan Lechia Gdansk. (Instagram Lechia Gdansk).
Witan Sulaeman bergabung dengan Lechia Gdansk. (Instagram Lechia Gdansk).

Witan diberi beberapa pertanyaan dalam kanal YouTube PSSI "yang paling semangat latihan siapa?" Witanpun menjawab, "yang paling semangat waktu latihan? saya juga semangat sekali kalo latihan, yang paling semangat Nur Hidayat,"

"Pernah merasa bosan saat latihan?" tanya PSSI,"Kalo dari saya sendiri sih, saya engga bosan. Soalnya kan ini kan mau menjadi pilihan hidup saya," Jelas lelaki 20 tahun itu.

Tahun 2020 kemarin, Witan memutuskan untuk bergabung dengan FK Radnik Surdulica, klub sepak bola profesional yang berbasis di Surdulica, Serbia. Meski usianya masih muda, ia berani melangkah lebih jauh dan keluar dari zona nyaman, meninggalkan Indonesia untuk lebih mengembangkan kemampuannya dalam bersaing di level yang lebih tinggi.

Penulis : Azarine Natazia

Infografis Shin Tae-yong Pelatih Baru Timnas Indonesia

Infografis Shin Tae-yong Pelatih Baru Timnas Indonesia (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Shin Tae-yong Pelatih Baru Timnas Indonesia (Liputan6.com/Triyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel