Program JKN permudah layanan pasien jantung di Tegaldlimo-Banyuwangi

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mambantu mempermudah pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan dengan gangguan jantung di Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

"Saya menyaksikan langsung betapa besarnya manfaat dari program JKN. Salah satu staf saya sudah memasangkan ring di jantungnya sejumlah dua buah dan harus rutin berobat ke rumah sakit dan mengkonsumsi obat agar kondisinya bisa terus stabil," kata Camat Tegaldlimo Mujiono melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan program JKN membantu aktivitas berobat jalan yang dilakukan stafnya setiap bulan dan terbukti bisa terlayani dengan baik tanpa melihat apakah pengobatan itu berbiaya mahal atau tidak.

"Dari situ saya melihat bahwa program JKN ini sangat bermanfaat, yang terpenting masyarakat bisa terlayani dengan baik tanpa melihat berbiaya mahal atau tidak," katanya.

Menurutnya jaminan kesehatan itu harus sudah melekat di masyarakat agar saat sakit tidak lagi khawatir dengan biaya pengobatan.

"Program JKN sangat penting dan harus menjadi prioritas semua masyarakat. Hal ini tentunya akan menjadi tugas bersama bagaimana caranya semua masyarakat paham akan pentingnya program ini,” katanya.

Ia mengatakan JKN juga berkontribusi dalam memperbaiki tata kelola pelayanan administrasi publik sehingga tidak ada peserta BPJS Kesehatan yang dipersulit dalam mengakses layanan.

“Sesuai Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022, mengharuskan masyarakat menjadi peserta JKN agar kepengurusan adminstrasi publiknya berjalan dengan lancar. Itu tentunya tidak sulit dan bahkan dipermudah jika sudah menjadi peserta JKN,” katanya.

Sebagai seorang pemimpin di wilayahnya, Mujiono mengingatkan agar warga menganggap jaminan kesehatan sebagai hal penting yang mendasar.

Ia berharap masyarakat Indonesia, khususnya warga Kecamatan Tegaldlimo bisa terdaftar seluruhnya menjadi peserta JKN, agar semuanya bisa terjamin kesehatannya.

“Saya harap semua warga masyarakat Kecamatan Tegaldlimo bisa menjadi peserta JKN, sehingga nantinya saat mereka sakit mereka tidak perlu lagi khawatir dengan biayanya. Yang mampu terdaftar sebagai peserta mandiri, yang kurang mampu terdaftar sebagai peserta yang dibayarkan oleh pemerintah, sehingga semuanya bisa merata,” ujarnya.

Mujiono mengapresiasi BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program JKN karena telah membantu banyak masyarakat dalam biaya pengobatan, sehingga mereka tidak perlu lagi mengeluarkan biaya.

“Terima kasih banyak BPJS Kesehatan, semoga BPJS Kesehatan semakin keren dengan Program JKN nya yang sangat membantu masyarakat,” demikian Mujiono.

Baca juga: Mayang apresiasi JKN-KIS yang jamin penyakit jantung neneknya

Baca juga: JKN-KIS bantu ringankan beban penderita jantung

Baca juga: ASN Biak Numfor bersyukur pemasangan ring jantung dicakup JKN-KIS

Baca juga: Pengguna bersyukur JKN-KIS biayai operasi jantung