Program Kartu Prakerja Gelombang 17 Bakal Dibuka, tapi Tunggu Syarat Ini

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Program Kartu Prakerja gelombang 16 telah resmi ditutup Pada Minggu (28/3/2021) pukul 23.59 WIB. Sebelumnya pendaftaran gelombang 16 ini dibuka sejak Jumat (26/3/2021) kemarin pukul 12.00 WIB, dengan kuota 300 ribu peserta.

Lantas apakah aka nada pembukaan program kartu Prakerja gelombang 17?

Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja menegaskan, pihaknya belum bisa memastikan kapan pembukaan pendaftaran kartu prakerja gelombang 17 dilakukan. Kemungkinan gelombang 17 akan dibuka kembali, jika ada kepesertaan dari gelombang 12-16 dicabut.

Head of Communication Manajemen Pelaksana Prakerja, Louisa Tuhatu mengatakan, pihaknya masih memantau kemajuan para penerima Kartu Prakerja gelombang 12-16 dalam membeli pelatihan pertama.

“Kami masih memantau kemajuan para penerima Kartu Prakerja dalam membeli pelatihan pertama. Menurut Permenko, mereka harus sudah membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari setelah ditetapkan sebagai penerima Kartu Prakerja," kata Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu, dikutip Jumat (2/4/2021).

Louisa menjelaskan, keputusan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020. Bagi peserta yang dalam 30 hari sejak diumumkan sebagai peserta tidak segera membeli pelatihan pertama, maka kepesertaannya akan dicabut.

Sebagai informasi, sebenarnya target penerima peserta kartu prakerja hingga semester I-2021 sudah terpenuhi yakni sebanyak 2,7 juta orang. Di mana jumlah itu terdiri dari penerimaaan gelombang 12-15 masing-masing sebanyak 600 ribu kouta, dan gelombang ke-16 300 ribu kouta.

Demikian, sehingga masih ada kemungkinan Kartu Prakerja gelombang 17 dibuka kembali. "Bila tidak maka kepesertaannya akan dicabut. Nanti kami mungkin akan membuka gelombang tambahan untuk menampung ini," pungkas Louisa.

Tak Kunjung Lolos Program Kartu Prakerja, Mungkin Ini Penyebabnya!

Ilustrasi Program Kartu Prakerja. Dok prakerja.go.id
Ilustrasi Program Kartu Prakerja. Dok prakerja.go.id

Pemerintah telah mengucurkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk penanganan pandemi covid-19 sepanjang 2020 dan berlanjut di 2021. Salah satunya bantuan diberikan kepada pencari kerja dan pekerja atau buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja, yang membutuhkan peningkatan kompetensi melalui program Kartu Prakerja.

Hingga kini Pemerintah telah mengeluarkan 16 gelombang Kartu Prakerja. Penerima program tersebut setiap gelombangnya berbeda, hal itu dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang belum mendapatkan bantuan.

BACA JUGA

Banyak pendaftar Kartu Prakerja yang mengeluh karena sudah berulang kali mendaftar tapi tetap tidak terpilih menjadi peserta.

Dijelaskan di Instagram resmi @prakerja.go.id, Minggu (28/3/2021), alasan mengapa banyak pendaftaran yang gagal, dikarenakan ada anggota keluarga Anda yang sudah terdaftar menjadi penerima bansos lain tanpa Anda ketahui.

Bansos yang dimaksud yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Sosial Tunai (BST), atau Kartu Indonesia Sehat (KIS). Jika anggota keluarga Anda sudah terdaftar menjadi penerima salah satu bansos tersebut, maka dipastikan Anda tidak bisa menjadi peserta program Kartu Prakerja.

“Sobat Prakerja, pendaftaranmu gagal karena sudah terdaftar sebagai penerima bansos, tapi merasa tidak pernah menjadi penerima? Apakah ada anggota keluarga kamu yang menerima bansos seperti PKH, BPNT, BST, atau KIS? Bila ya, maka Sobat tidak dapat menjadi peserta program Kartu Prakerja selama masa pandemi ini,” tulis keterangan @prakerja.go.id.

Namun, jika anggota keluarga Anda tidak terdaftar dalam salah satu bansos yang telah disebutkan tadi, Anda bisa melaporkan ke www.lapor.go.id atau di nomor hotline WhatsApp Kemensos di 0811-10-222-10 agar diubah statusmu. Dengan demikian, Anda bisa menjadi peserta Kartu Prakerja.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: