Program Orang Tua Asuh Ditlantas Jatim, Sasar 7.044 Anak Terdampak Covid-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya - Direktorat Lalu lintas (Ditlantas) Polda Jatim menggelar vaksinasi untuk 2.003 anak yatim piatu korban Covid-19 yang dilakukan secara serentak, di 39 Polres jajaran. Selain itu, sebanyak 7.044 anak yatim piatu juga diangkat sebagai anak asuh.

Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo menyatakan, memperingati hari ulang tahun lalu lintas ke 66, Ditlantas Polda Jatim menggelar berbagai kegiatan untuk anak-anak korban Covid-19,.

Kegiatan tersebut berupa donor darah, vaksinasi, bhakti sosial, trauma healing, Polisi Sahabat Anak (Polsanak), dan yang terakhir adalah membantu anak-anak yatim piatu yang ditinggal orang tuanya akibat Covid-19, yaitu program satu polisi lalu lintas satu yatim piatu.

"Hari ini Ditlantas Jawa Timur berusaha memberikan yang terbaik kepada anak-anak penerus bangsa. Anak-anak yang masih punya semangat dan masa depan yang cerah walaupun ditinggal oleh orang tuanya, baik bapaknya maupun ibunya," ucap Jenderal Polisi Bintang Satu ini, Jumat (17/9/2021).

Slamet mengatakan, kegiatan ini dilakukan secara serentak di seluruh polres di Jawa Timur.

"Hari ini Polisi Jawa Timur, khususnya Polisi lalu lintas, menjadi orang tua asuhnya dalam memberikan semangat dan memberikan secercah harapan untuk anak-anak kita yang ada di Jawa Timur," ujarnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Dampingi Pendidikan

Kendati demikian, lanjut Slamet, kedepannya tentu ketika melihat anak ini lagi berjuang dalam bidang pendidikan, tentunya orangtua asuh ini akan mendampingi di dalam membantu memenuhi kebutuhan anak-anak asuhannya.

"Misalkan dia butuh buku, butuh belajar, atau mungkin dia perlu mendatangkan orang untuk les privatenya," lanjutnya.

Selain itu, Slamet menyampaikan, kedepannya mereka tetap menjadikan anak-anak asuhannya, selayaknya anak kita, dengan memberikan perhatian kepada anak ini, supaya mereka tidak merasa kehilangan orangtua.

"Ini adalah tugas dari para anggota Polantas Jawa Timur, terhadap anak-anak yatim piatu korban Covid-19," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel