Program PLN Peduli Pendidikan Sasar Siswa SMP di Kawasan PLTA Asahan 3

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Selain menjaga pasokan listrik, PT PLN juga memiliki program PLN Peduli Pendidikan. Salah satu penyalurannya adalah ke tiga SMP di wilayah PLTA Asahan 3.

Dengan bantuan tersebut, sejumlah siswa dari sekolah menengah itu bisa melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Minimnya jaringan internet dan fasilitas pendukung di wilayah tersebut membuat kendala pelaksanaan ANBK.

PLN kemudian menyediakan Base Camp PLTA Asahan di Desa Meranti Utara, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba Sumatera Utara untuk pelaksanaan ANBK tersebut.

Kepala SMP Negeri 4 Pintu Pohan, Tonggo Manurung mengatakan bahwa ANBK dilaksanakan di Base Camp PLTA Asahan 3 dikarenakan tidak adanya jaringan internet dan fasilitas pendukung.

"Tiang tower jaringan internet di Sekolah SMPN 4 Pintu Pohan Meranti tidak ada. Sedangkan yang mengikuti ANBK siswa siswi sebanyak siswa 45 orang dengan pembagian waktu 1 hari 3 sesi per ANBK," ujar Tonggo.

Atas situasi ini, pihak SMPN 4 sangat berterima kasih kepada PLN yang telah membantu berjalannya kegiatan ANB. "Khususnya bagi anak didik kami yang telah berjalan dengan lancar tanpa kendala. Bagus jaringan internetnya," tambah Tonggo.

Dua Sekolah Lainnya

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan 3 (dok: PLN)
Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan 3 (dok: PLN)

Tak hanya SMP Negeri 4 Pintu Pohan Meranti saja, dua sekolah lainnya yaitu SMP Negeri 2 Pintu Pohan Meranti dan SMP Negeri 3 Jambu Dolok juga melaksanakan ANBK di Base Camp PLTA Asahan 3.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara, Octavianus Padudung menjelaskan langkah PLN dalam memberikan fasilitas ANBK para siswa ini merupakan wujud kepedulian PLN dalam dunia pendidikan.

"Pelaksanaannya kami fasilitasi tempat di ruang rapat, jaringan internet serta pendukung lainnya yang diperlukan kami siapkan. Niat kami agar siswa-siswi di 3 sekolah ini tetap dapat mengikuti jadwal ANBNK sesuai waktu yang ditentukan pemerintah dan serentak dengan sekolah lainnya," ujar Octavianus.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel