Program Rumah DP 0 Persen ASN Solo, Taspen dan Gibran Gandeng Bank Jateng

Merdeka.com - Merdeka.com - PT Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) (Persero) bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menggandeng Bank Jateng, untuk mewujudkan program rumah DP 0 persen bagi aparatur sipil negara (ASN) di sana.

Program ini diharapkan dapat memudahkan para ASN muda yang berdomisili jauh dari tempat kerja untuk mendapatkan hunian pertama yang dekat dengan tempat dinasnya. Penandatanganan kesepakatan dilakukan Direktur Utama Taspen ANS Kosasih, Gibran dan Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno di Pendopo Balai Kota Surakarta, Kamis kemarin.

"Sebuah kebanggaan bagi Taspen dapat turut mendongkrak kesejahteraan para peserta, khususnya ASN aktif di lingkungan Pemkot Surakarta. Hal ini sesuai dengan inisiatif Bapak Menteri BUMN Erick Thohir di mana sebagai BUMN kami senantiasa memperkuat kontribusi positif untuk Indonesia," kata Kosasih.

Pada program ini, ASN aktif nantinya dapat mencicil hunian secara jangka panjang mulai dari 30 hingga 40 tahun dengan DP 0 persen. Dengan fasilitas ini, ASN aktif dapat melakukan cicilan bahkan hingga lewat masa pensiun.

"Kontribusi tersebut kami wujudkan melalui terobosan inovatif pertama di Indonesia, yakni program penyediaan hunian terjangkau. Apresiasi tertinggi bagi Pemkot Surakarta atas langkah sigap dalam program ini didukung juga oleh Bank Jateng yang sangat akomodatif dalam penyusunan skema kredit untuk ASN bersama Taspen, sehingga hari ini kesepakatan program ini dapat dilakukan," lanjutnya.

Menurutnya, kerja sama dengan Bank Jateng juga memungkinkan ASN aktif mendapatkan kredit dengan cicilan sangat terjangkau, hanya sekitar Rp2 juta.

Sementara itu, Gibran mengatakan masih banyak ASN yang belum memiliki rumah dan tinggal jauh dari tempat kerja.

"Banyak ASN kami setiap harinya berkendara berjam-jam menggunakan KRL maupun kendaraan sendiri untuk sampai ke kantor tempatnya bekerja. Pemerintah Kota Surakarta mengapresiasi program hunian ASN dari Taspen yang bekerja sama dengan Bank Jateng untuk pembayaran kredit perumahan, dengan menyediakan lahan kosong untuk dibangun rumah susun modern dan rumah tapak," terangnya.

Gibran yakin dengan inovasi program hunian ini di Surakarta, akan membuka potensi program serupa untuk dapat direplikasi di kota, kabupaten bahkan provinsi lainnya di seluruh Indonesia.

Untuk dapat memanfaatkan fasilitas ini, ASN aktif wajib mengalihkan identitas penduduk atau KTP menjadi warga Solo. Pemkot Solo nantinya akan membangun hunian di atas lahan di Mojosongo. Sementara hunian dengan konsep lahan tumbuh ini akan dikembangkan oleh anak usaha PT Taspen (Persero), yakni PT Taspen Properti Indonesia.

Direktur TI, Konsumer dan Jaringan Bank Jateng Dodit Probojakti mengatakan kolaborasi antara Taspen dan Pemkot Solo akan menjamin kepastian pembayaran semasa ASN aktif dan Taspen yang menjamin kepastian pembayaran usai ASN pensiun.

"Ke depan Bank Jateng siap membantu untuk pembiayaan kredit bagi seluruh ASN di Jawa Tengah, dan senantiasa terbuka untuk inovasi program kepada para ASN di lingkungan Pemerintah Kota Surakarta maupun provinsi lainnya," beber Dodit. [cob]