Program TV Menjijikan, Host-nya Makan Daging Manusia

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - Sebuah acara televisi mematik api kemarahan ketika menampilkan adegan kanibal. Acara tersebut menyiarkan adegan dua host mereka memakan daging manusia.

Kedua host acara televisi tersebut adalah Dennis Storm dan Valerio Zeno. Dalam adegan kanibalnya, Storm memakan daging Zeno yang sudah lebih dulu dipotong. Sedangkan, Zeno sebaliknya pula memakan potongan daging dari pinggul Storm.

Storm dan Zeno dilihat duduk di meja yang disinari cahaya lilin untuk memakan daging tersebut. Surat kabar The Sun memutuskan untuk tidak menyiarkan foto pasangan itu memakan daging mereka sendiri. Namun saluran televisi Belanda, BNN, bersedia menyiarkan potongan acara televisi tersebut.

Storm, yang sebagian pinggulnya dipotong untuk acara televisi tersebut, berkomentar. "Rasanya agak aneh ketika melihat mata rekan kita sambil mengunyah daging perutnya,'' katanya. "Kami ke pemotong daging, ke dokter bedah dan ke studio. Kami pun kemudian menatap satu sama lain dan akhirnya makan.''

Storm menambahkan chef memasaknya dalam kuali dengan minyak matahari. Mereka tidak mencampurnya dengan garam atau merica karena ingin tahu rasanya daging manusia.

Menurut Storm, tujuan program berjudul Proefkonijnen itu untuk memberi jawaban secara terbuka terhadap persoalan ganjil.

Berbicara dalam wawancara dengan ABC News, dia berkata:

"Pertunjukan ini untuk mendapatkan jawaban mudah atas pertanyaan bodoh seperti:'Dapatkah Anda bercukur dengan saus tomat' atau 'Apakah orang buta bisa mengemudi.','' ujar Storm dalam wawancara dengan ABC News. "Dan, kami ingin tahu bagaimana rasa daging manusia. Ia hanya daging yang besar beberapa cm dan kini saya ada cerita menarik tentang parut pada tubuh saya."

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.