Progres pembangunan Sirkuit MXGP Samota sudah 90 persen

Progres pembangunan Sirkuit Motorcross Grand Prix (MXGP) di Samota, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah mencapai 90 persen.

"Saat ini Sirkuit MXGP Samota sudah mencapai 90 persen," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) NTB, Ridwansyah pada rapat persiapan Motorcross Grand Prix Samota 2022 di Mataram, NTB, Kamis.

Ia menyebutkan progres pembangunan track atau sirkuit pada skybox mencapai 60 persen, tribun VIP mencapai 50 persen, paddock mencapai 60 persen, bike wash mencapai 80 persen dan pit line mencapai 60 persen.

"Kami perkirakan sirkuit ini akan selesai pada tanggal 15 Juni, setelah sirkuitnya jadi akan dilakukan mobilisasi peralatan," terangnya.

Komandan Lapangan Motorcross Grand Prix Indonesia ini menambahkan selain progres dari infrastruktur pendukung, untuk fasilitas lain seperti air bersih sudah mencapai 98 persen, listrik mencapai 80 persen, jalan mencapai 80 persen, toilet mencapai 20 persen dan parkir mencapai 20 persen.

"Penerangan jalan umum jembatan Samota dan venue dalam proses pemasangan," katanya.

Untuk progres jalan alternatif, di antaranya Penyaring - Labu Sawo mencapai 50 persen, Bukit Permai - Simpang Boak mencapai 15 persen, Kebayan - Bukit Permai mencapai 35 persen dan Klapis mencapai 15 persen.

Sirkuit Motorcross Grand Prix Samota memiliki sembilan jumpingan dengan panjang lintasan 1,8 kilometer. Jumlah peserta yang akan berlaga 34 crosser, terdiri 24 tim dari 20 negara.

Perhelatan Motorcross Grand Prix Samota sangat dinanti, karena landscape dan background pemandangannya lautan yang biru dan indah, dengan latar belakang Gunung Tambora, Pulau Moyo dan Teluk Saleh.

Baca juga: Gubernur NTB: MXGP Samota tumbuhkan investasi dan ekonomi daerah
Baca juga: NTB siapkan 200 UKM dukung MXGP Samota
Baca juga: 2.500 personel gabungan terlibat pengamanan MXGP Samota 2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel