Prokes tanpa Pandang Bulu, Jaga Nyawa Sepakbola di Piala Menpora 2021

Robbi Yanto
·Bacaan 5 menit

VIVA – Pelaksanaan Piala Menpora 2021 mendapatkan pujian dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dia menyatakan puas dengan apa yang ia lihat sendiri saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada laga kedua Grup A Piala Menpora 2021.

Kapolri hadir sebelum pertandingaan antara Tira Persikabo vs PSIS Semarang di Stadion Manahan, Solo, Kamis 25 Maret 2021.

Listyo mengaku puas melihat berlangsungnya Piala Menpora 2021 yang menjalankan protokol kesehatan ketat. Sebagaimana yang dipaparkan PSSI dan LIB ketika mengajukan permohonan izin.

"Hari ini sengaja saya sidak. Tanpa dikasih tahu. Kalau dikasih tahu nanti pasti akan dipersiapkan. Tapi, saya lihat Alhamdulillah pelaksanaannya sesuai dengan komitmen awal dan bagaimana pertandingan dilaksanakan dengan melaksanakan protokol kesehatan," kata Listyo.

"Bagaimana pertandingan prokes. Mulai masuk diperiksa dulu, diswab, diberikan gelang, dan di dalam saya lihat aturannya di bangku cadangan dan siap untuk menjadi pemain pengganti pakai masker," sambungnya.

Kepuasan dan pujian dari Kapolri secara tidak langsung menghembuskan harapan untuk bergulirnya Liga 1 2021. Ya, memang tujuannya Piala Menpora 2021 ini digelar sebagai pramusim kompetisi kasta teratas sepakbola Tanah Air.

Selain itu, Piala Menpora dijadikan ajang trial sebagai bahan pertimbangan Mabes Polri dalam memberikan izin bergulirnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 mendatang.

"Ini adalah realita yang bagus sesuai dengan yang kami harapkan. Tentunya ini akan jadi penilaian kami terkait perjalanannya. Kalau tertib kami akan bicarakan kembali soal persiapan Liga 1 dan Liga 2 yang memang ditunggu-tunggu klub dan suporter," jelas Kapolri.

Bagi penyelenggara yakni PT Liga Indonesia Baru (LIB) serta PSSI selaku Federasi Sepakbola Indonesia, pujian dari Kapolri tentu menjadi pemacu semangat dan 'pembayaran' kerja keras selama ini.

Jika ditarik ke belakang, ada banyak waktu, pikiran, dan peluh yang mengalir untuk menggulirkan Piala Menpora 2021. Tak sampai di situ, agar Piala Menpora 2021 ini bergulir, komitmen dan tanggung jawab sangat dijunjung di dalamnya.

Salah satunya adalah dalam hal penerapan protokol kesehatan tanpa pandang bulu. Sebabnya, protokol kesehatan yang ketat adalah hal utama dalam situasi pandemi COVID-19 seperti sekarang ini.

Swab Antigen, Syarat Wajib Masuk Stadion

Penerapan protokol kesehatan di Piala Menpora 2021 dilakukan secara ketat dan disiplin. Hal itu diterapkan sebelum, selama, dan sesudah pertandingan. Kebijakan ini merata diterapkan di empat venue babak penyisihan.

Misalnya penerapan swab antigen. Pada pagi sebelum pertandingan digelar, semua orang yang diperkirakan akan masuk ke dalam stadion wajib menjalani swab antigen. Tanpa kecuali. Kebijakan ini sudah diterapkan sejak pertandingan pembuka pada pekan lalu.

Kebijakan ini juga tidak pandang bulu. Penerapan wajib swab antigen itu terbukti pada saat ada peninjauan langsung Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Menpora, Zainudin Amali.

Ketika itu, sebelum masuk ke tribun VIP untuk mengamati penerapan protokol kesehatan di stadion, Kapolri juga menjalani tes swab antigen terlebih dulu.

“Semua diwajibkan. Bukan melulu pada pemain, pelatih, dan perangkat pertandingan. Personel lain seperti petugas ambulan, ballboy, fotografer, hingga petugas teknis pembantu siaran televisi, wajib menjalani tes swab antigen,” kata Kasatgas Covid-19 Piala Menpora 2021, Sudjarno.

“Semua diwajibkan. Bukan melulu pada pemain, pelatih, dan perangkat pertandingan. Personel lain seperti petugas ambulan, ballboy, fotografer, hingga petugas teknis pembantu siaran televisi, wajib menjalani tes swab antigen. Ini kami lakukan agar ketika pertandingan digelar, kondisinya aman. Tidak ada kekhawatiran bagi pelaku di lapangan," sambungnya.

Penerapan protokol kesehatan juga dilakukan ketika pertandingan berlangsung. Sebelum laga dimulai, gawang disemprot disindisinfektan, pelatih tetap diharuskan menggunakan masker di pinggir lapangan, dan para pemain cadangan

Vaksinasi Peserta Piala Menpora secara Merata

Selain penerapan protokol kesehatan yang ketat tanpa pandang bulu, PSSI memberikan vaksinasi COVID-19 kepada pemain dan ofisial klub.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan vaksinasi ini merupakan program PSSI yang bekerja sama dengan Kemenkes. PSSI pun mengapresiasi Kemenkes yang sudah memfasilitasi vaksinasi hari ini.

"Alhamdulillah kami telah melaksanakan vaksinasi di empat kota tuan rumah penyisihan grup. Bersyukur seluruh peserta Piala Menpora 2021 sudah mendapatkan vaksinasi," kata Iriawan.

"Vaksinasi ini merupakan upaya dari PSSI agar seluruh peserta Piala Menpora 2021 terjaga kesehatannya dan terhindar dari Covid-19. Terima kasih kepada semua pihak yang membantu kami pada proses vaksinasi ini," tambah pria yang akrap disapa Iwan Bule tersebut.

Diakui Peserta

Penerapan protokol kesehatan yang ketat dalam Piala Menpora 2021 diakui oleh Pelatih Persebaya Aji Santoso. Dia Menurutnya panitia pelaksana menjalankan amanah Kemenpora, Satgas Covid-19, dan Kepolisian yang harus dijaga bersama-sama dalam mengembalikan sepak bola Indonesia.

Mulai dari fasilitas, aturan ketat tes Covid-19 PCR/antigen, prosedur penjemputan tim dengan bus, juga ketika pemain memasuki ruang ganti di stadion, seluruhnya dilalui dengan prosedur protokol kesehatan. Aji berharap hal tersebut bisa dipertahankan sampai turnamen Piala Menpora ini berakhir.

"Saya lihat dari awal, mulai dari hotel ke stadion dilakukan sangat baik dan ketat. Mudah-mudahan ini bisa dipertahankan sampai turnamen selesai," kesan Aji Santoso.

Ia pula mengapresiasi seluruh suporter, terkhusus Bonek Mania yang menuruti aturan tak datang ke stadion juga tidak melakukan nonton bareng. Mereka cukup dukung Persebaya dari rumah demi kesuksesan Piala Menpora dan keberlangsungan kompetisi Liga 1 nanti.

"Saya mengapresiasi kepada suporter klub di seluruh Indonesia yang benar-benar mereka tidak hadir ke stadion karena sudah aturan. Saya sangat harap sampai Piala Menpora berakhir kalau mencintai sepak bola dan klub-klubnya tidak perlu datang sampai saat ini," pesannya.

Dipuji Wali Kota Solo

Selain mendapatkan pujian dari Kapolri, penerapan protokol kesehatan di Piala Menpora 2021 mendapatkan pujian dari Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Gibran menilai panitia pelaksana (panpel) menjalankan prosedur protokol kesehatan (prokes) ketat sebelum masuk ke stadion, termasuk wajib menjalani swab antigen.

"Saya masuk situ juga swab dulu, sudah cukup lengkap jarak dan tidak ada penonton, nontonnya dari rumah semua," kata Gibran.

Anak dari Presiden Indonesia, Joko Widodo itu memaparkan, kesuksesan penyelenggaraan turnamen ini sebagai tolok ukur atau uji coba untuk melihat kesiapan pihak penyelenggara dalam menggelar pertandingan sepak bola dimasa pandemi Covid-19 ini.

"Saya yakin kita bisa beradaptasi dengan cepat untuk menyongsong era new normal. Bagaimana pun kita tidak bisa berlama-lama membiarkan sepak bola kita tidur," papar dia.