Promosi Pariwisata, Ganjar Genjot Sepeda dari Malioboro ke Borobudur

·Bacaan 2 menit

VIVA – Gowes memang hobinya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Hampir tiap hari ia menyempatkan untuk genjot pedal. Sekadar olahraga sekalian menyambangi warga.

Kata ahli kesehatan, bersepeda bisa membuat pikiran segar. Maka, hari ini Ganjar kembali menggenjot pedal sepeda dari Malioboro Yogyakarta ke Borobudur Magelang.

Apakah Ganjar bersepeda sejauh itu untuk melepas suntuk setelah diterpa isu konflik dengan Puan dan PDIP Jateng, yang selama seminggu datang bertubi-tubi kepadanya?

Hanya Ganjar dan Tuhan yang tahu. Tapi yang pasti, ia tak sekadar gowes Malioboro-Borobudur. Tapi sekaligus juga ingin mengenalkan potensi rute wisata yang menghubungkan Jogja-Magelang tersebut.

Kebetulan ada event Borobudur Duathlon 2021 yang digelar pada hari Sabtu 29 Mei 2021, yang menempuh jarak sekitar 45 kilometer.

Ganjar tak sendirian. Karena istrinya, Siti Atikoh, juga ikut menjadi peserta Borobudur Duathlon. Keduanya memang dikenal pasangan gowes yang tak segan melahap rute lumayan panjang.

Dari garis start di depan Grand Inna Hotel Malioboro, peserta menempuh rute menuju daerah Nanggulan, Kulonprogo, yang menjadi pitsop pertama. Pitstop tersebut berada di kawasan wisata Menoreh View dengan pemandangan sawah lereng Gunung Menoreh.

Setelah 15 menit rehat, Ganjar beserta rombongan kembali mengayuh sepeda dengan rute jalanan berkelok penuh tanjakan dan turunan, mengarah ke kawasan Candi Borobudur di Magelang.

Peserta kemudian rehat kembali di pitstop kedua, tepatnya di Gerbang Samudera Raksa, persis di tepian Sungai Progo yang menjadi batas Jateng-DIY.

Dari situ, peserta kembali mengayuh sepeda menuju Kawasan Candi Borobudur. Sesuai nama event yaitu Duathlon, maka kemudian peserta turun sepeda dan ganti berlari keliling Borobudur dengan jarak tempuh 3 kilometer.

Ganjar mengaku sangat menikmati event ini. "Event Borobudur Duathlon ini menjadi salah satu cara mengembangkan kawasan Candi Borobudur. Jadi Borobudur ini satu titik magnet,” katanya.

“Kita siapkan area sekitar dengan bicara kuliner, budaya, dan seni. Event ini penting. Borobudur ini juga bicara ada Yogyakarta, Purworejo, juga sampai Joglosemar," ungkap Ganjar setelah menyelesaikan seluruh rute Borobudur Duathlon.

Borobudur Duathlon tersebut diselenggarakan atas inisiasi bersama DPD Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Jawa Tengah, didukung Badan Otorita Borobudur (BOB), Pemda DIY, Pemprov Jawa Tengah, serta Pemerintah Kabupaten Magelang. Ajang tersebut, merupakan event lanjutan dari seri Duathlon yang digulirkan di kawasan Destinasi Super Prioritas.

Laporan: Teguh Joko Sutrisno/tvOne