Promo Ramadhan, Bebaskan Habib Rizieq dan SBY Cium Tangan Megawati

Dusep Malik
·Bacaan 3 menit

VIVA – Berita terkait promo superindo menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah yang akan jatuh pekan depan atau pada 13 April 2021, menjadi perhatian dan berita paling terpopuler di News and Tranding VIVA.co.id sepanjang Jumat 2 April 2021.

Pada berita tersebut VIVA mengangkat promo Superindo bertema Takjil Hemat Meriah hingga 45 persen yang berlangsung sejak 1 April 2021 hingga 7 April 2021. Promo ini berlaku pada seluruh toko Superindo di Jabodetabek dan Palembang.

Kemudian, berita terkait Habib Rizieq tetap menjadi sorotan pembaca VIVA. Di mana kali ini terkait dengan video berdurasi 26 detik yang berisi tentang seruan membebaskan Habib Rizieq Shihab yang menjadi viral dan beredar di media sosial.

Lalu, tak kalah menarik dan menjadi trending adalah viralnya aksi koboi yang dilakukan oleh seorang pria pengemudi mobil Toyota Fortuner yang mengacungkan senjata api atau senpi berjenis pistol dan mengancam warga di Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kemudian, berita terpopuler lainnya adalah bikin hebohnya Gubernur Papua Lukas Enembe yang dideportasi dari PNG karena berkunjung secara ilegal, dan permintaan dari kubu Moeldoko kepada SBY untuk meminta maaf kepada Jokowi dan mencium tangan Megawati.

Berikut rincian dari berita-berita tersebut:

1. Sambut Ramadhan Sebentar Lagi, Ini Promo Superindo 2 April 2021

Tak terasa 1 Ramadhan 1442 Hijriah akan jatuh pada pekan depan atau tepatnya 13 April 2021. Momen tersebut tentunya membutuhkan banyak kebutuhan di rumah Anda, sehingga Superindo memberikan promo menarik untuk penuhi waktu berpuasa Anda.

Dikutip VIVA dari Superindo.co.id, promo Superindo kali ini adalah Takjil Hemat Meriah hingga 45 persen yang berlangsung sejak 1 April 2021 hingga 7 April 2021. Promo ini berlaku pada seluruh toko Superindo di Jabodetabek dan Palembang.

Baca Selengkapnya di sini

2. Heboh Video Pelajar SMA Serukan Bebaskan Habib Rizieq

Video berdurasi 26 detik yang berisi tentang seruan membebaskan mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab beredar di media sosial. Video itu, menimbulkan reaksi beragam lantaran diserukan oleh seratusan siswa dan siswi SMA yang diduga dari SMA Ulakan Tapakis Padang Pariaman. Dalam video itu, mereka dipandu oleh seorang pemuda yang mengenakan baju kaos lengan panjang dan celana berwarna hitam.

Akun twitter @mukiyo_nggombal merupakan akun yang pertama mengunggah potongan video itu. Pada narasi pendukung, akun itu juga menandai akun @Kemenag_RI dengan tambahan narasi “Pak mentri @Kemenag_RI apa gak sebaiknya sekolah macam ini mending ditutup saja. Pemujaan ke tokoh ormas terlarang hanya akan menebarkan intoleran”.

Baca Selengkapnya di sini

3. Viral Aksi Pengemudi Fortuner Acungkan Pistol di Jaktim

Sebuah video seorang pengemudi mobil Toyota Fortuner yang mengacungkan senjata api atau senpi berjenis pistol dan mengancam warga viral di media sosial. Disebutkan bahwa pengemudi mobil dengan nomor plat B-1673-SJV yang terlibat kecelakaan lalu lintas dengan sebuah sepeda motor Honda Vario AD 2471 ASF, di perempatan lampu merah Jalan Baladewa, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Jumat, 2 April dini hari.

Pengemudi tersebut diketahui berkacamata, berkaus hitam, dan berambut pendek dan menggunakan jam tangan berwarna silver. Ia diketahui terlibat laka dengan pengendara motor yang ditunggangi dua orang perempuan.

Baca Selengkapnya di sini

4. Masuk Secara Ilegal, PNG Deportasi Gubernur Papua Lukas Enembe

Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham Papua Novianto Sulastono mengakui Papua Nugini telah mendeportasi Gubernur Papua Lukas Enembe beserta dua orang pendamping yang masuk ke wilayah PNG secara ilegal (tanpa dokumen).

Menurut Novianto, memang benar Gubernur Enembe beserta dua orang pendampingnya dideportasi, sehingga Konsulat RI di Vanimo mengeluarkan surat pengganti laksana paspor (SPLP).

Baca Selengkapnya di sini

5. Kubu Moeldoko Minta SBY Mohon Maaf ke Jokowi dan Cium Tangan Megawati

Kubu Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa meminta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta maaf kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi. Pasalnya SBY selaku Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat dan para loyalisnya, disebut telah melemparkan tuduhan yang dialamatkan kepada beberapa pihak.

Selain Megawati dan Jokowi, permintaan maaf itu juga perlu ditujukan ketua umum pertama Partai Demokrat Subur Budhisantoso dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Baca Selengkapnya di sini