Promotor GP Belanda Ogah Gelar Balapan Tanpa Penonton

Kemal Şengül
·Bacaan 1 menit

GP Belanda awalnya masuk dalam kalender musim 2020. Namun, karena pandemi Covid-19, F1 meminta balapan digelarkan tertutup. Alhasil, penyelenggara memilih mundur.

Musim 2021, GP Belanda kembali hadir di dalam jadwal F1 yang telah dirilis beberapa pekan lalu. Balapan di Sirkuit Zandvoort rencananya digelar 3-5 September mendatang.

Namun, momen comeback GP yang kali terakhir digelar pada 1985 itu terancam lagi. Pasalnya, promotor ogah menjadi tuan rumah apabila race dilangsungkan tanpa penonton.

Sporting Director GP Belanda, Jan Lammers (kiri), bersama Director CM.com Circuit Zandvoort Robert van Overdijk dalam peresmian lisensi Grade 1 trek setelah usai direnovasi.

Sporting Director GP Belanda, Jan Lammers (kiri), bersama Director CM.com Circuit Zandvoort Robert van Overdijk dalam peresmian lisensi Grade 1 trek setelah usai direnovasi.<span class="copyright">Essay Produkties - Chris Schotanus</span>
Sporting Director GP Belanda, Jan Lammers (kiri), bersama Director CM.com Circuit Zandvoort Robert van Overdijk dalam peresmian lisensi Grade 1 trek setelah usai direnovasi.Essay Produkties - Chris Schotanus

Essay Produkties - Chris Schotanus

Lebih lanjut Lammers menjelaskan kehadiran Max Verstappen (Red Bull Racing) menjadi magnet dan daya tarik utama bagi penyelenggaraan GP Belanda tahun ini.

Publik Negeri Kincir Angin tentu ingin melihat langsung pembalap kebanggaan mereka itu beraksi di dalam trek dan meraih podium tertinggi di kandang sendiri.

"GP Belanda adalah produk dari upaya bersama dan dengan itulah balapan bisa ada dan didorong antusiasme tinggi untuk melihat Max (Verstappen)," tutur Lammers.

"Namun, kami hanya dapat menyelenggarakan balapan ini dengan penonton. Kami pikir sebuah race tanpa penonton itu tidak benar dan F1 bisa menerimanya."