Propaganda Adalah Menyampaikan Pendapat dengan Tujuan Tertentu, Pahami Definisinya

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Propaganda adalah salah satu bentuk komunikasi massa yang telah sering kali digunakan oleh individu ataupun kelompok yang nantinya sebagai media untuk menyebarluaskan suatu keyakinan atau doktrin.

Istilah propaganda sering digunakan untuk melakukan suatu komunikasi yang bersifat persuasif, direncanakan untuk mempengaruhi adanya pandangan serta tingkah laku individu-individu, agar nantinya dapat sesuai dengan keinginan dari propagandis.

Secara umum, pengertian propaganda adalah suatu jenis komunikasi yang bertujuan untuk mempengaruhi pandangan serta reaksi, tanpa memperdulikan tentang nilai benar atau tidak benarnya pesan yang akan disampaikan. Propaganda berusaha untuk meyakinkan pendapat-pendapat tanpa perlu mengemukakan alasan-alasan terkait.

Berikut ini penjelasan mengenai pengertian propaganda beserta jenis-jenis dan tujuannya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (23/9/2021).

Pengertian Propaganda Menurut Para Ahli

Ilustrasi demo #blacklivesmatter (pexels)
Ilustrasi demo #blacklivesmatter (pexels)

Propaganda adalah suatu skema untuk menumpahkan sebuah propaganda dengan suatu doktrin dan tindakan kepada seseorang atau juga sekelompok orang yang akan disebarkan melalui beberapa kata-kata, dengan suara, sebuah iklan komersial, jenis musik, gambar dan juga simbol-simbol lain. Namun, ada perbedaan pendapat menurut beberapa para ahli berikut ini:

Ralph D. Casey

Propaganda adalah sebuah bentuk usaha yang akan dilakukan secara sengaja serta sadar untuk menetapkan sebuah sikap dan mengubah suatu pendapat yang telah berkaitan dengan doktrin atau juga program dari dipihak lain merupakan sebuah yang sadar dari berbagai lembaga-lembaga komunikasi untuk dapat menyebarkan fakta di dalam semangat obyektivitas dan juga kejujuran.

Barnays

Propaganda yang modern merupakan usaha yang memiliki sifat yang konsisten dan juga secara terus menerus untuk dapat menciptakan dan membentuk berbagai peristiwa dengan tujuan mempengaruhi sebuah hubungan publik terhadap sebuah penguasa serta kelompok.

R.A santoso sastropoetro

Propaganda adalah bentuk penyebaran dari pesan yang telah lebih dulu direncanakan dengan cara teliti untuk dapat mengubah sikap, padangan, pendapat serta tingkah laku dan penerima dari komunikasi sesuai dengan sebuah pola yang ditetapkan oleh para komunikator.

Lasswell

Propaganda secara luas ialah suatu teknik untuk dapat mempengaruhi semua kegiatan manusia dengan sebuah memanifulasikan representasinya.

Prof. Onong Uchyana Effendi

Propaganda adalah suatu komunikasi yang dilakukan secara berencana, sistematis serta berulang-ulang untuk mempengaruhi seseorang, khalayak ataupun bangsa agar melaksanakan kegiatan tertentu dengan kesadaran sendiri tanpa paksaan atau dipaksa.

Jenis-jenis Propaganda

Ilustrasi Demonstrasi Credit: pexels.com/Kaia
Ilustrasi Demonstrasi Credit: pexels.com/Kaia

Sedangkan jenis dari propaganda terbagi mejadi beberapa jenis berikut ini, antara lain.

1. White Propaganda

Yaitu propaganda tertutup atau dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Dimana progandis tidak secara terang-terangan menyerang orang yang dikenai propaganda.

2. Black Propaganda

Yaitu propaganda terbuka dimana menyerang narasumber yang dikenai propaganda secara terang-terangan atau terbuka.

3. Grey Propaganda

Yaitu propaganda yang belum diketahui pasti dari mana sumbernya maka dapat dengan menimbulkan sebuah keraguan.

4. Ratio Propaganda

Propaganda jenis ini lebih kepada perpaduan serta membuat nama yang terbaik, menawarkan sebuah hubungan persahabatan dan juga meningkatkan moral dari suatu perkara.

Tujuan Propaganda

Berikut merupakan tujuan dari adanya propaganda adalah sebagai berikut.

1. Mempengaruhi Opini Publik

Propaganda ini tidak saja bertujuan untuk dapat mengkomunikasikan berbagai fakta-fakta kepada publik, namun juga fakta-fakta yang akan mempengaruhi opini publik terhadap sebuah isu tertentu. Perubahan dari pendapat umum dapat berupa positif dan juga negatif.

2. Memanipulasi Emosi

Propaganda dapat dilakukan dengan melalui beberapa teknik dengan manipulasi emosi, bahkan juga sering dilakukan dengan berbagai cara yang membahayakan. Melalui beberapa teknik propaganda propagandis dapat memanipulasi kata, dari suara, berbagai simbol, pesan non verbal supaya dapat membangkitkan emosi para audience.

Teknik-teknik dalam Propaganda

Ilustrasi Demonstrasi Credit: pexels.com/Allegra
Ilustrasi Demonstrasi Credit: pexels.com/Allegra

Propaganda adalah suatu usaha untuk menyebarluaskan serta memekarkan suatu paham. Ada beberapa teknik yang biasa dilakukan dalam melancarkan propaganda, yaitu:

  1. Name-calling atau pemberian julukan atau sebutan dalam arti yang buruk. Teknik ini akan memberikan cap buruk pada suatu individu, kelompok, bangsa, ras, serta kebijakan-kebijakan, para praktisi, kepercayaan, serta cita-cita tertentu. Tujuan dari teknik ini adalah agar pembaca atau pendengar akan dapat menolak atau mengutuk objek dari propaganda tersebut.

  2. Glittering Generalities yaitu menyamakan sesuatu yang dipropagandakan dengan tujuan-tujuan mulia, luhur, dan biasanya selalu menggunakan pernyataan-pernyataan yang mengesankan kebajikan.

  3. Testimonial yaitu teknik ini akan memberikan suatu kesaksian mengenai adanya kebaikan atau keburukan dari sesuatu. Dengan adanya kesaksian yang dimaksudkan tujuannya untuk mempengaruhi massa agar mengikutinya.

  4. Transfer yaitu teknik propaganda yang menggunakan pengaruh dari seseorang tokoh yang paling berwibawa di lingkungan tertentu. Teknik ini biasanya memanfaatkan wibawa, kesepakatan, dan kehormatan sebagai sarana untuk memperkuat penerimaan masyarakat dalam propaganda.

Unsur-unsur dalam Propaganda

Ilustrasi Demonstrasi Credit: pexels.com/Cassava
Ilustrasi Demonstrasi Credit: pexels.com/Cassava

Ahli Komunikasi Santoso Sastropoetro menambahkan di dalam propaganda terdapat beberapa unsur yang harus dipenuhi, yakni:

1. Komunikator yakni orang atau lembaga penyampaian informasi atau pesan dengan isi dan tujuan tertentu.

2. Komunikan atau penerima informasi ataupun pesan, yang akan diharapkan menerimanya dan kemudian melakukan sesuatu sesuai dengan pola yang ditentukan oleh komunikator.

3. Kebijaksanaan atau politik propaganda yang menentukan isi dan tujuan yang hendak dicapai.

4. Pesan yang telah dirumuskan sedemikian rupa agar mencapai tujuannya yang efektif. Pesan biasanya diwujudkan melalui pola-pola berikut ini :

  1. Pesan yang dirancang dan disampaikan sedemikian rupa sehingga dapat menumbuhkan perhatian komunikan dan mencapai tujuannya.

  2. Pesan disampaikan dengan menggunakan lambang-lambang yang dimengerti oleh komunikan.

  3. Sarana atau medium (media), yang tepat dan sesuai atau serasi dengan situasi komunikan. Diperlukan adanya pengetahuan komunikator terhadap communication habit dari komunikannya. Communication habit adalah suatu kebiasaan komunikan mengenai medium yang paling disenangi serta dipergunakan untuk menangkap pesan atau informasi melalui media massa.

  4. Teknik yang seefektif mungkin, yang dapat memberikan pengaruh secepatnya serta mampu mendorong komunikan melakukan tindakan yang sesuai dengan keinginan atau pola yang ditentukan oleh komunikator.

  5. Kondisi serta situasi yang memungkinkan dilakukannya kegiatan propaganda.

  6. Tercapainya tujuan pada aspek kognitif, afektif, dan konatif untuk melakukukan propaganda pada kelompok sasaran.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel