Propam Polda Sulut Periksa Panitia Salah Input Nilai Rafael Malalangi

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Utara, Kombes Jules Abraham Abast mengatakan saat ini tim pengawas internal Polda Sulawesi Utara tengah melakukan pemeriksaan terkait dugaan kesalahan memasukkan nilai dalam seleksi penerimaan terpadu Anggota Polri T.A 2021 di Polres Minahasa Selatan (Minsel).

"Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh Bidang Propam dan Itwasda Polda Sulut terhadap Panitia Seleksi Penerimaan terkait adanya dugaan kesalahan (human error) penginputan nilai hasil Tes Kesamaptaan Jasmani," kata Jules melalui keterangannya pada Jumat, 30 Juli 2021.

Menurut dia, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Nana Sudjana telah menekankan dalam proses seleksi mengedepankan prinsip bersih, transparan, akuntabel dan humanis alias BETAH serta bebas dari percaloan.

Baca Juga: Agar Dapat Subsidi Gaji 2021, Perusahaan Harus Tertib Bayar Jamsostek

"Pada proses seleksi ini juga diawasi oleh Pengawas Internal (unsur kepolisian) dan Pengawas Eksternal (luar kepolisian)," ujarnya.

Jules menjelaskan, Rafael bersama keluarganya mengajukan komplain ke kepolisian secara resmi setelah sidang kelulusan calon siswa Bintara dan Tamtama Polri di Sulawesi Utara. Hingga akhirnya, beredar video di media sosial tentang komplain proses seleksi penerimaan terpadu tersebut.

"Saat selesai sidang kelulusan tersebut, calon siswa bernama Franco Efraim Kowal mendatangi panitia untuk menyampaikan keberatan terhadap nilai tes kesamaptaan jasmani," jelas dia.

Setelah dilakukan pengecekan, kata dia, pada flip chart yang ditandatangani para peserta saat selesai tes kesamaptaan jasmani didapati perbedaan nilai flip chart khususnya tes kesamaptaan jasmani C (renang). Dimana, pada flip chart tercantum nilai 91. Sedangkan, berita acara yang diserahkan oleh tim kesamaptaan jasmani kepada sekretariat adalah nilai 64.

"Setelah dilakukan pencocokan dan dimasukkan nilai sebenarnya, maka nilai akhir dari calon siswa Franco memperoleh nilai akhir tes kesamaptaan jasmani 72,45 dari yang sebelumnya 64,35. Setelah dilakukan perankingan kembali untuk Pabanrim (Panitia Pembantu Penerimaan) Polres Minsel, maka Franco menjadi ranking 14 (dari kuota 22 orang yang lulus terpilih untuk mengikuti Pendidikan Gelombang I Tahun 2022)," katanya.

Atas klarifikasi tersebut, Jules mengatakan panitia mengundang calon siswa Rafael Malalangi bersama orang tuanya untuk diberitahu adanya koreksi terhadap hasil sidang terbuka kelulusan penerimaan Bintara dan Tamtama Polda Sulawesi Utara T.A 2021. Karena, Rafael berada pada ranking terakhir (ranking 22) Pabanrim Polres Minahasa Selatan.

"Dengan masuknya atau secara ranking Casis Franco lulus terpilih, maka secara otomati Rafael yang ranking terakhir (rangking 22), tadinya dinyatakan lulus terpilih, menjadi batal atau dinyatakan lulus tidak terpilih, dan menjadi ranking 23," tandasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel