Propam Polri Tahan Polisi yang Pakai Mobil Dinas untuk Pacaran

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Propam Polri mengambil tindakan atas viralnya di media sosial seorang Polantas berinisial AB yang diduga menggunakan mobil dinas Patroli Jalan Raya (PJR) untuk pacaran. Proses pemeriksaan tengah dilakukan dan akan ada tindakan penahanan hingga pencopotan jabatan.

"Yang bersangkutan sudah diamankan di Biro Paminal Mabes Polri dan segera kami tahan setelah proses pemeriksaan," tutur Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo saat dikonfirmasi, Kamis (21/10/2021).

Menurut Ferdy, AB akan ditahan usai proses pemeriksaan selesai. Termasuk ancaman pencopotan jabatan dari satuan polisi lalu lintas.

"Dan copot yang bersangkutan dari fungsi lantas," kata Ferdy.

Sebelumnya, viral sebuah cuitan pengguna twitter yang membongkar kelakuan salah satu oknum polisi. Dalam hal ini, disebut menggunakan mobil polisi untuk kepentingan pribadi seperti pacaran.

Salah satu unggahan antara lain gambar yang menampilkan keadaan di dalam mobil patroli lengkap dengan topi berlambang Polri. Foto itu diambil di Tol Jagorawi.

Adapun, pengunggah menambahkan, ia sedang menggunakan mobil itu untuk urusan bertemu dengan kekasih.

"Ya emang gua akan bilang sama cowo gua? Kita pacaran make mobil dinas ya biar ada strobonya wkwk apa situ mau ikut naik juga? sini dijemput," tulis akun @pasifisstate seperti dikutip, Kamis (21/10/2021).

Terkait beredarnya video itu, Kainduk Turangga 04 Jagorawi Kompol Fitrisia Kamila Tasran menerangkan, pihaknya telah memperoleh identitas oknum polisi yang diduga menyalahgunakan mobil dinas. Dia adalah Bripda AB.

"Menyikapi peristiwa yang viral di media sosial tentang adanya oknum petugas yang diduga menyalahgunakan kendaraan dinas atas mama Bripda AB," kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (21/10/2021).

Masih Diperiksa Mabes Polri

Fitrisia menerangkan, Bripda AB sedang menjalani proses pemeriksaan di Pengamanan Internal Mabes Polri.

Dia menegaskan, apabila terbukti melanggar kode etik maka akan diproses lebih lanjut.

"Kami menunggu hasil pemeriksaan dari Paminal Mabes Polri," tandas dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel