Proses Adaptasi Adik Valentino Rossi di MotoGP Seharusnya Lebih Mudah, Ini Saran Pecco Bagnaia

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Luca Marini sangat beruntung meski hanya bestatus rookie pada ajang MotoGP 2021. Pasalnya ia memiliki banyak sosok yang bisa ditanya bagaimana beradaptasi di kelas tertinggi Kejuaraan Dunia Balap Motor.

Pertama, tentu saja sang kakak dan seorang juara dunia sembilan kali, Valentino Rossi. Kedua, Pecco Bagnaia, pembalap akademi VR46 yang dua tahun terakhir sudah mengikuti MotoGP sebagai pembalap utama.

Saran dari Pecco Bagnaia bahkan sangat penting untuk Luca Marini. Karena seperti dirinya, Bagnaia juga mengendarai motor Ducati Desmosedici.

Bagnaia memperkuat tim satelit Ducati, Pramac selama dua tahun terakhir dan naik kelas ke tim pabrikan Ducati untuk MotoGP 2021.

Sementara Luca Marini sendiri gabung tim satelit Ducati, Esponsorama Avintia dan dapat dukungan dari tim milik Valentino Rossi, Sky Racing VR46.

Bagnaia pun melihat jika melihat gaya balap Marini, seharusnya pembalap runner-up Moto2 2020 itu bisa beradpatasi lebih mudah dengan motor Ducati ketimbang dirinya pada musim 2019.

"Tentu saja akan coba membantu Luca beradaptasi dengan Ducati," Bagnaia menerangkan. "Ini tidak mudah, tapi saya pikir gaya balapnya lebih dekat dengan apa yang dibutuhkan motor Ducati daripada gaya berkendara saya di awal," lanjutnya.

Saran dari Bagnaia

Luca Marini (kanan) mendapat sambutan dari sang kakak, Valentino Rossi ketika finis tiga besar pada salah satu balapan Moto2 2020. (LLUIS GENE / AFP)
Luca Marini (kanan) mendapat sambutan dari sang kakak, Valentino Rossi ketika finis tiga besar pada salah satu balapan Moto2 2020. (LLUIS GENE / AFP)

Secara khusus Pecco Bagnaia juga punya saran agar Luca Marini cepat beradaptasi dengan motor Ducati di ajang MotoGP 2021.

Dia menyebut adik tiri Valentino Rossi itu harus sering meihat data telemetri pembalap Ducati lainnya. Karena dengan data telemetri, seorang pembalap jadi paham bagaimana menyesuaikan gaya balap dengan motor yang ditungganginya.

“Langkah pertama adalah fase pengereman, karena di Moto2 Anda melakukan pengereman dengan cara yang sama sekali berbeda," jawab Bagnaia ketika ditanya hal pertama yang harus dipelajari Luca Marini di MotoGP 2021.

"Mereka dapat bekerja dengan melihat data semua pembalap Ducati yang bagus untuk semua rider, terutama untuk rookie," lanjut juara dunia Moto2 2018 itu.

Untuk diketahui ada tiga pembalap akademi VR46 yang akan melawan Valentino Rossi di MotoGP 2021. Selain Bagnaia dan Marini ada juga Franco Morbidelli.

Sumber: Corsedimoto

Saksikan Video Pilihan Kami: