Proses pemeriksaan terbuka penyelidikan pemakzulan terhadap Trump dilakukan pekan depan

Oleh AFP

Proses pemeriksaan terbuka pertama dalam penyelidikan pemakzulan terhadap Presiden AS Donald Trump dijadwalkan pekan depan, kata anggota Kongres yang mengawasi proses tersebut pada Rabu (6/11), saat penyelidikan bergerak menuju tahap terbuka --yang dinantikan banyak pihak.

Dua pejabat AS termasuk William Taylor, diplomat senior AS untuk Ukraina yang telah mendukung tuduhan bahwa Trump menekan Kiev agar melakukan penyelidikan yang dapat membantu presiden itu secara politik, akan bersaksi pada Rabu depan, kata Ketua Komite Intelijen Parlemen Adam Schiff.

Orang akan bisa melihat "tingkat saat presiden mendaftarkan seluruh departemen pemerintah di dalam tujuan terlarang untuk membuat Ukraina melakukan pekerjaan kotor terhadap seorang pesaing politik", kata Schiff.

Asisten Deputi Menteri George Kent, yang memimpin Biro Eropa dan Euro-Asia di Departemen Luar Negeri, juga akan bersaksi pada 13 November.

Mantan duta besar AS untuk Ukraina, Marie Yovanovitch, yang mengatakan kepada para penyelidik ia didepak dari posnya gara-gara "klaim palsu" yang disebarkan oleh sekutu Trump, dijadwalkan bersaksi pada 15 November.

Proses di Capitol Hill akan disiarkan langsung saat anggota Parllemen dari Demokrat dan Republik menanyai saksi. Gedung Putih telah berusaha mendiskreditkan banyak di antara mereka.

Anggotq Parlemen dari Republik telah menghabiskan waktu berpekan-pekan untuk menuduh Demokrat menyelenggarakan proses rahasia "yang memalukan" di lantai dasar Capitol Hill, AS, dan menuntut proses yang lebih terbuka.

Schiff mengatakan tahap semacam itu sekarang telah tiba, dan rakyat Amerika akan bisa mendengar keterangan mengenai potensi penyalah-gunaan kekuasaan dari saksi yang terjebak di dalam skandal tersebut.

Proses dengar pendapat itu "akan menjadi kesempatan buat rakyat Amerika untuk menilai sendiri saksi, untuk membuat penentuan mereka sendiri mengenai kredibilitas saksi, tapi juga mengetahui secara langsung mengenai fakta tentang penyalah-gunaan kekuasaan oleh presiden," tambah Schiff.

Seorang pengungkap yang tak disebutkan namanya mengajukan komplain pada September yang menyoroti potensi penyalah-gunaan kekuasaan oleh presiden, ketika ia menelepon presiden Ukraina dan meminta dia menyelidiki orang yang berpotensi menjadi pesaing Trump dalam pemilihan presiden 2020, Joe Biden.

Keluhan tersebut membuat anggota Partai Demokrat secara resmi melancarkan penyelidikan pemakzulan, yang telah mengarah kepada pengumpulan sejumlah kesaksian dari beberapa saksi, termasuk pejabat saat ini dan mantan pejabat serta diplomat yang telah sangat menguatkan keterangan sang pengungkap.