Proses Pendinginan Kebakaran Gudang JNE Depok Butuh Waktu Dua Hari

Merdeka.com - Merdeka.com - Proses pemadaman dan pendinginan gudang JNE yang terbakar Senin dini hari lalu telah selesai. Pendinginan dilakukan selama dua hari hingga akhirnya lokasi dinyatakan sudah aman dari bara dan api.

"Sudah aman dan sudah selesai pendinginan," kata Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Welman Naipospos, Rabu (14/9).

Damkar melakukan pemadaman api saat kejadian sekitar lima jam. Proses pemadaman memakan waktu lama karena api yang sangat besar. Setelah api padam, kemudian dilakukan pendinginan.

"Pada hari pertama kami sampai jam 21.00 WIB melakukan pendinginan karena warga khawatir masih ada sisa api. Ada 10 unit mobil yang diturunkan," ujarnya.

Pada hari kedua kemarin proses pendinginan masih terus dilakukan pendinginan. Karena dari laporan pihak gudang masih ditemukan sisa bara dan mengeluarkan asap tipis. "Kemarin masih dilakukan penyisiran di lokasi. Lima mobil diturunkan untuk penyisiran dan proses pendinginan," tambahnya.

Dan untuk hari ini sudah dipastikan tidak ada api dan bara yang tersisa. Namun Damkar masih terus berjaga jika sewaktu mendapat laporan untuk penyisiran kembali.

"(Penyebab kebakaran) masih penyelidikan polisi," ungkap Welman.

Lokasi kebakaran sudah dipasang garis polisi. Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri kemarin sudah melakukan pengecekan. Namun hasilnya belum diketahui. Sejauh ini sudah lima saksi diperiksa yaitu satpam dan karyawan JNE. Keterangan saksi, api berasal dari gudang penyimpanan barang Eiger. Api cepat merambat ke sejumlah ruangan.

"Material yang ada di dalamnya adalah barang mudah terbakar jadi api cepat merambat," kata Kanit Reskrim Polsek Cimanggis AKP Hendra.

Akibat kebakaran tersebut empat rumah ikut terdampak. Dua di antaranya ikut terbakar dan dua lagi rusak akibat terkena runtuhan tembok pagar. Namun tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. "Ada empat rumah yang rusak," pungkasnya. [cob]