Proses Vaksinasi Padat, Bupati Tangerang: Antusiasme Warga Tinggi

·Bacaan 2 menit

VIVA – Sebanyak 5 ribu warga di 14 Kecamatan wilayah Kabupaten Tangerang, mendapatkan suntik vaksin Covid-19 yang dipusatkan di ICE (Indonesia Convention Exhibition) BSD, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang pada Selasa, 8 Juni 2021.

Namun, proses vaksinasi yang diperuntukkan pada warga lanjut usia dan guru itu, tidak disertai dengan penerapan jaga jarak. Alhasil, terjadi kepadatan di antrean pintu masuk hingga ke dalam gedung.

Seperti yang dialami Sutrisno (57 tahun), warga Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang ini mengatakan, sejak pukul 08.00 WIB, dia telah mengantre. Antrean untuk masuk ke dalam gedung cukup panjang yang tidak dibarengi dengan adanya jaga jarak antar penerima vaksin.

"Dari luar itu antrenya sudah panjang banget, berdirinya juga rapat-rapat, enggak ada yang ngawasin protokol kesehatan nya," katanya.

Baca juga: Moeldoko Bantah Tudingan UAS soal Dana Haji

Begitu juga saat masuk ke dalam untuk mendapat panggilan giliran penyuntikan tidak ada jarak yang diberikan antar penerima.

Terkait hal itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, kepadatan itu terjadi lantaran antusias warga yang tinggi hingga, warga (penerima vaksin) datang secara berbarengan dan membuat penumpukan antrean. Padahal, dalam prosesnya, pihak panitia telah memberikan jadwal yang berbeda per kecamatan.

"Jadwalnya telah kita bagi di mana ada perbedaan dua jam antar kecamatan. Namun, antusiasnya tinggi dan warga yang datang bersamaan itu, tidak melihat jam layanan hingga menumpuk dan saat ini sedang terus kami urai agar tidak padat," ujarnya.

Yang mana memang diketahui, layanan vaksinasi dari Kementerian Kesehatan itu dibuka sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Yang mana kini, antrean pun telah berangsur terurai.

Alhasil, atas kejadian tersebut, Bupati mengimbau, agar warga yang akan datang vaksinasi besok, untuk datang sesuai dengan jam layanannya.

"Supaya tidak terjadi hal seperti ini lagi, kami imbau warga datang sesuai jamnya, karena Pemkab Tangerang sudah membagi jam layanan dengan selang 1 sampai 2 jam," ungkapnya. (dum)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel