Provident Tawarkan Harga Rp420-460 per Saham

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

 

INILAH.COM, Jakarta - PT Provident Agro Tbk menawarkan harga penawaran saham perdana di kisaran Rp420-Rp460 per saham.

Hal itu disampaikan Managing Director PT Indopremier Securities Moleonoto The, Senin (17/9/2012). "Valuasi yang digunakan EP per hektar per tertanam, karena 50% kondisi tertanam belum menghasilkan. US$10.500 per hektar per tertanam," ujarnya.

PT Provident Agro Tbk akan menawarkan sebanyak-banyak 1.422.945.000 lembar saham atau 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan dengan nilai nominal Rp100 per saham dalam rangka penawaran saham perdana.

Perseroan juga menawarkan saham kepada para karyawan perseroan sebanyak-banyaknya sejumlah 10% dari jumlah saham yang ditawarkan atau sebanyak-banyaknya 142.294.500.

Dana hasil penawaran umum saham perdana, 85% digunakan untuk belanja modal entitas anak, terkait kegiatan pembebasan lahan dalam rangka perluasan areal perkebunan, penanaman perkebunan kelapa sawit, perawatan tanaman belum menghasilkan (TBM), pembangunan infrastruktur dan fasilitas pendukung perkebunan dan pembangunan pabrik kelapa sawit.

Sedangkan sekitar 15% akan digunakan untuk membiayai modal kerja entitas anak antara lain pembelian TBS, pengadaan bahan baku dan biaya operasional lainnya.

Penjamin pelaksana emisi efek yang telah ditunjuk perseroan antara lain PT Indo Premier Securities dan PT DBS Vickers Securities Indonesia.

Jadwal penawaran umum saham perdana antara lain masa penawaran awal pada 13-14 September dan 17-21 September 2012, tanggal efektif pada 28 September 2012, masa penawaran pada 2-3 Oktober 2012, penjatahan pada 5 Oktober 2012, distribusi saham secara elektronik dilakukan pada 8 Oktober 2012 dan pengembalian uang pemesanan pada 9 Oktober 2012, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Oktober 2012.

Perseroan dengan 11 perkebunan kelapa sawit ini, memiliki hak atas lahan perkebunan dengan luas total 61.483 hektar. Selain itu, perseroan melalui entitas anak mengoperasikan 3 unit pabrik kelapa sawit (PKS) dengan kapasitas pengolahan gabungan 105 ton TBS per jam.

Perseroan melalui entitas anak usaha yaitu MSS, SAP dan SSS juga memiliki kewajiban sebesar US$1,2 juta kepada Deira Equity pada akhir Juni 2009 lalu. Hingga 30 Juni 2015 (repayment date) Deira Equity memiliki hak untuk mengkonversi seluruh kewajiban terhutang oleh ketiga anak usaha kepada Deira Equity.

Apabila setelah penawaran umum, Deira Equity melaksanakan hak untuk mengkonversikan seluruh kewajiban terhutang oleh MSS, SAP, dan SSS kepada Deira Equity atas perjanjian Deira Equity dengan saham baru yang akan diterbitkan perseroan, atau melaksanakan hak untuk mengkonversi utang menjadi saham di MSS, SAP, dan SSS, maka pelaksanaan konversi tersebut akan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan dan peraturan di pasar modal. [ast] 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...