Proyek Bukit Algoritma di Sukabumi Resmi Dimulai

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kiniku Bintang Raya (KSO) dan BUMN Konstruksi PT Amarta Karya (Persero) melakukan peletakan batu pertama (Ground Breaking) Pengembangan Rencana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pengembangan Teknologi dan Industri 4.0 di Sukabumi, yang diberi nama Bukit Algoritma.

Setelah melakukan Penandatanganan Kontrak antara Kiniku Bintang Raya (KSO) dan AMKA pada tanggal 7 april lalu akhirnya kedua belah pihak secara resmi memulai Sillicon Valley Indonesia yang diberi nama Bukit Algoritma.

Direktur Utama AMKA Nikolas Agung SR, selaku kontraktor pelaksana menyambut baik acara ground breaking pembangunan bukit algoritma.

“Kami selaku kontraktor pelaksana dipercaya oleh Kiniku Bintang Raya KSO dan menyambut baik dalam pembangunan pengembangan Bukit Algoritma. Proyek ini merupakan implementasi dari impian Presiden pertama Indonesia Bung Karno sejak lama yang pernah beliau ungkapkan pada pidato di Universitas Gadjah Mada," kata Nikolas Agung dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Menurutnya, proyek ini dapat meningkatkan kualitas ekonomi 4.0, peningkatan pendidikan dan penciptaan pusat riset dan development untuk menampung ide anak bangsa terbaik demi Indonesia bangkit serta meningkatkan sektor pariwisata di Kawasan Sukabumi.

Sementara itu, Senior Vice President Divisi Marketing PT Amarta Karya Oki Fahreza mengaku sangat bangga atas pencapaian PT Amarta Karya mendapatkan kepercayaan menjadi kontraktor pelaksana Bukit Algoritma untuk semua pembangunan mega proyek ini.

"Tentunya harapan kami dapat membangun tepat waktu, demi mewujudkan dampak positif untuk masyarakat Sukabumi dan masyarakat Indonesia," ujar Oki saat mendampingi, Direktur Umum PT Amka Nikolas Agung disela-sela Ground Breaking Bukit Algoritma.

Oki menegaskan, PT Amka mempunyai semangat yang sama dengan KSO Kiniku Bintang Raya untuk memberikan yang terbaik untuk mega project Bukit Algoritma

"Amka masih dalam semangat yang sama uuntk memberikan best effort and best practices untuk Bukit Algoritma" tuturnya.

Proyek Bukit Algoritma Sukabumi

Ilustrasi Kawasan Industri.
Ilustrasi Kawasan Industri.

PT Amarta Karya (AMKA), melakukan silaturahmi Idul Fitri 1442 H dengan tim Bukit Algoritma, sebagai langkah penting untuk dapat menuju ground breaking dalam waktu dekat.

Hadir pada acara ini Direktur Utama AMKA Nikolas Agung, Direktur Keuangan AMKA Hidayat Wahyudi, Direktur Operasional Royaldi Rosman, Ketua Pelaksana PT Kiniku Bintang Raya KSO Budiman Sudjatmiko,.

“Perlu disampaikan bahwa selama bulan puasa hingga hari ini tim kami tetap bekerja. Bahkan, unit bisnis kami Amarta Geospasial melakukan mapping terkait rencana jalan dan infrastruktur. Dengan silaturahmi ini kami berharap mudah-mudahan apa yang sudah kita citacitakan sebelumnya bahwa proyek ini bisa segera ground breaking setelah lebaran sebagai momentum yang baik bagi semua pihak,” kata Direktur Utama Nikolas Agung, Rabu (19/5/2021).

Bukit Algoritma adalah proyek berbentuk Kerja Sama Operasi antara PT Kiniku Bintang Raya dengan AMKA. AMKA dipercaya sebagai mitra infrastruktur pada tahap pertama selama tiga tahun ke depan.

Proyek yang berlokasi di Cikidang dan Cibadak, Sukabumi ini dibangun di atas lahan seluas 888 hektare dan diperkirakan menelanbiaya sebesar 1 miliar euro (setara Rp18 triliun).

Lebih lanjut, proyek Bukit Algoritma oleh AMKA bertujuan untuk meningkatkan kualitas ekonomi dalam industri 4.0, peningkatan pendidikan dan penciptaan pusat riset & development untuk menampung idea anak bangsa, serta meningkatkan sektor pariwisata di kawasan setempat.

Tingkatkan Ekonomi Sukabumi

Wisatawan beraktifitas di pinggir pantai di kawasan Pantai Karang Naya, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Selasa (1/6/2021). Walaupun liburan lebaran telah usai sejumlah pantai di kawasan Pelabuhan Ratu masih dipadati pengunjung yang berasal dari Kota Jakarta dan Jawa Barat.(merdeka.com/Arie Basuki)
Wisatawan beraktifitas di pinggir pantai di kawasan Pantai Karang Naya, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Selasa (1/6/2021). Walaupun liburan lebaran telah usai sejumlah pantai di kawasan Pelabuhan Ratu masih dipadati pengunjung yang berasal dari Kota Jakarta dan Jawa Barat.(merdeka.com/Arie Basuki)

Selain itu, pengembangan KEK Sukabumi juga diharapkan dapat meningkatkan infrastruktur pertumbuhan tangguh berkelanjutan dan pembangunan SDM berbasis iptek, yang merupakan salah satu alat dukung penuh pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional (PEN).

“Karena itu, akan kami tunjukan kualitas terbaik kami dengan melakukan best effort dan best practice, serta bergandengan tangan dengan pihak-pihak yang berkepentingan agar proyek yang dipercayakan pada AMKA ini bisa dilaksanakan dengan lancar,” Kata Nikolas.

Pada kesempatan yang sama, Budiman Sudjatmiko menyampaikan apresiasinya kepada AMKA sebagai kontraktor proyek Bukit Algoritma dan juga menyampaikan harapannya untuk segera melakukan groundbreaking Bukit Algoritma.

“Mengingat pentingnya Bukit Algoritma ini, maka saya berharap agar pertemuan kita pada hari ini menjadi langkah penting untuk dapatnya kita menuju groundbreaking dalam waktu dekat ini,” pungkas Budiman.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: