Proyek Jembatan Merah Purbalingga Rugikan Negara Rp15,3 M, Polisi Periksa Kontraktor

Merdeka.com - Merdeka.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Jateng memeriksa sejumlah saksi terkait kasus pembangunan jembatan merah Karangmoncol Kabupaten Purbalingga. Pemeriksaan dilakukan setelah hasil audit BPKP menunjukkan terdapat kerugian negara mencapai Rp15,3 miliar dalam proyek itu.

"Kita masih tahap pemeriksaan saksi di antaranya PPK dan kontraktor. Pokoknya yang berkaitan jembatan akan kita periksa," kata Direktur Kriminal Khusus Polda Jateng Kombes Pol Johanson Ronald Simamora, Rabu (15/6).

Dia menyebut masih menunggu hasil audit dari BPKP untuk mendalami hasil kerugian negara itu. Pihaknya juga tidak menutup kemungkinan akan memeriksa pejabat lain bila mengarah ke pembangunan.

"Kita masih tunggu hasil investigasi dari BPK. Yang jelas jika ada pejabat pemerintahan yang terlibat kita periksa, kita mencoba selalu proporsional dalam penanganan kasus tersebut," jelasnya.

Berdasarkan laporan yang diterima, jembatan merah yang dibangun sejak tahun 2017 belum juga bisa dilewati Dari hasil audit BPKP 2021 ditemukan kerugian negara Rp15,3 miliar dalam proyek itu. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel