Proyek pipa minyak Blok Rokan capai 71,3 persen

·Bacaan 1 menit

PT Pertamina Gas berkomitmen untuk terus menjalankan proyek konstruksi pipa minyak Blok Rokan di Riau agar rampung tepat waktu.

"Hingga akhir Juni, progres konstruksi sudah mencapai 71,33 persen," kata Manager Komunikasi Pertamina Gas Elok Riani Ariza dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Elok menjelaskan aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam menyelesaikan proyek tersebut seiring meningkatnya kasus penyebaran Corona.

Menurutnya, proyek yang dimulai pada first welding pada 10 September 2020 ini telah berhasil melewati 2,1 juta jam kerja aman hingga 25 Juni 2021.

Proyek konstruksi dan pengadaan pipa minyak sepanjang kurang lebih 367 kilometer tersebut melewati lima kabupaten maupun kota, 14 kecamatan, dan 38 desa maupun kelurahan.

"Kami berharap proyek ini membawa dampak positif terhadap pembangunan wilayah Riau pada umumnya dan mampu berkontribusi secara nyata bagi peningkatan kapasitas SDM dan transfer knowledge di daerah yang dilewati pipa pada khususnya," ungkap Elok.

Pertamina Gas mengklaim proyek pipa minyak Blok Rokan telah menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 76 persen dari total 2.404 tenaga kerja.

Selain itu, pipa minyak Blok Rokan juga berpotensi mengangkut minyak kurang lebih 200 - 265 ribu barel per hari dan ditargetkan akan komersial pada awal tahun 2022.

Proyek itu merupakan salah satu proyek energi terbesar yang diharapkan dapat mampu mendukung ketahanan energi dan berkontribusi positif pada peningkatan perekonomian nasional.

Baca juga: PLN jamin keandalan suplai listrik di Blok Rokan
Baca juga: Pemprov Riau dukung alih kelola Blok Rokan dari Chevron ke Pertamina
Baca juga: Kemenkeu catat BMN hulu migas Blok Rokan capai Rp97,78 triliun

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel