Proyek Restart Premier League: Ada Aturan Water Break

Satria Permana

VIVA – Aturan water break kemungkinan akan diterapkan dalam Proyek Restart Premier League yang mulai berjalan pada 17 Juni 2020 mendatang. Wacana ini mengemuka setelah otoritas Premier League berdiskusi dengan ahli medis terkait beberapa aspek yang muncul selama Proyek Restart.

Paling disorot, Proyek Restart diselenggarakan pada musim panas. Laga rata-rata akan digelar pada 12.30 siang waktu setempat.

Di Inggris, suhu pada musim panas mencapai 30 derajat celcius. Mungkin, kalau di Indonesia sudah biasa. Tapi, tidak dengan mereka.

Fisik pemain pastinya akan lebih terkuras. Pun, kondisi kebugaran mereka juga dipertanyakan usai absen bertanding dalam waktu yang lama akibat pandemi virus corona.

Maka dari itu, wacana water break mengemuka. Sesuai regulasi FIFA, setidaknya akan ada dua periode water break dalam Proyek Restart Premier League. Begitu laporan The Sun.

Skuad Watford di Premier League

Tapi, yang jadi fokus adalah, soal durasi dari water break. Ini akan jadi masalah serius karena aturan yang mewajibkan setiap pemain, manajer, staf, dan elemen lainnya, harus bawa botol minum sendiri.

Dengan fakta itu, setidaknya waktu yang dibutuhkan untuk mengidentifikasi, minimal 26 botol di lapangan, cukup panjang. Laga pun bisa diperpanjang hingga 10 menit.

Belum ada keputusan mengenai wacana water break. Tapi, kemungkinan akan dipakai mengingat berbagai kondisi yang ada.