Proyek RS Corona di Pulau Galang Terkendala Pengiriman Alat Kesehatan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pembangunan fasilitas observasi, penampungan, dan karantina untuk pengendalian virus corona (Covid-19) di Pulau Galang, Kepulauan Riau dapat beroperasi paling lambat Senin (6/4/2020) pekan depan.

Sebagai informasi, proyek ini mulanya ditargetkan rampung pada 28 Maret 2020. Pada Rabu (1/4/2020) kemarin, progres keseluruhan konstruksi baru mencapai 94,42 persen lantaran adanya kendala faktor pengiriman barang akibat cuaca buruk.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danis Hidayat Sumadilaga menyampaikan, pengerjaan tempat penelitian virus corona di Pulau Galang saat ini masih menyisakan beberapa pekerjaan penunjang.

"Masih ada pekerjaan penunjang seperti pemasangan dan penyetelan alat medis, beberapa penyelesaian atap bangunan penunjang, jalan lingkungan, taman, dan pemagaran," jelas Danis kepada Liputan6.com, Kamis (2/4/2020).

Saat ditanya seputar progres pengerjaan RS Virus Corona per hari ini, Danis mengatakan dirinya belum mendapat laporan dari lapangan. Namun ia memprediksi tahap konstruksinya sudah semakin dekat ke 100 persen.

"Laporan pastinya baru masuk nanti pukul 19.00 WIB. Bila saya perkirakan sekitar 96-97 persen," ujar dia.

 

Senin Pekan Depan Rampung

Ruah Sakit Corona di Pulau Galang, Kepulauan Riau (dok: PUPR)

Dia pun optimis fasilitas observasi, penampungan, dan karantina virus corona di Pulau Galang akan selesai sebelum Senin pekan depan.

"Dalam beberapa hari ke depan sudah selesai, dan Insya Allah pihak kesehatan TNI juga melakukan persiapan. Sehingga hari Senin depan sudah mulai operasi," tukas Danis.