Proyek Tol Antasari-Depok: CMNP Berharap dari UU Pengadaan Lahan

INILAH.COM, Jakarta - Dengan pengesahan Undang-undang Pengadaan Lahan diharapkan dapat mempercepat proyek PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) untuk jalan tol Depok-Antasari.

"Kita berharap Undang-undang berlaku untuk ruas-ruas tol yang terhambat termasuk 24 ruas dalam pembebasan lahan. Undang-undang penyediaan lahan tersebut untuk menghilangkan itu, bila tidak berlaku surut maka juga akan timbulkan masalah," ujar Direktur PT CMNP, Hudaya Arryanto, saat paparan publik perseroan, Rabu (28/12).

Pihaknya mengharapkan produk turunan dari UU tersebut dapat segera lahir. Sebelumnya perseroan akan  membangun jalan tol Depok-Antasari tahap pertama sepanjang 12 KM dari Antasari-Sawangan.

Perseroan mengharapkan proses pembebasan lahan tahap pertama dapat selesai pada 2013. "Dengan pembebasan lahan tersebut pada 2013 diharapkan pembukaan jalan tol Antasari-Depok pada 2014," kata Hudaya.

Anak usaha CMNP, PT Citra Waspphutowa yang mengerjakan proyek tersebut telah mendapatkan dana BLU sebesar Rp484 miliar untuk pembangunan proyek jalan tol tahap I. Untuk progress pembebasan lahan, hingga kini masih dilakukan proses negoisasi dan musyawarah dengan warga sekitar.

Proses ini diperkirakan akan diselesaikan hingga pertengahan 2013 dan dilanjutkan dengan proses pembangunan konstruksi tahap I. Adapun luas tanah sebesar 108 hektar dengan biaya tanah sebesar Rp1,46 triliun.

Hudaya mengatakan, pihaknya akan membangun jalan tol Depok-Antasari tahap kedua sepanjang 9,5 KM dari Sawangan-Bojong Gede bila volume lalu lintas telah layak. [hid]

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...