PRSI DKI Jakarta Gelar Kejurprov, Jadi Seleksi Perenang Ibu Kota

Pratama Yudha
·Bacaan 1 menit

VIVA – Tekad Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) untuk meningkatkan pembinaan terwujud dari terselenggaranya kejuaraan renang kelompok umur bertajuk Kejuaraan Renang Provinsi DKI Jakarta. Event ini berlangsung secara hybrid di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, 29 Maret - 1 April 2021.

Kejurprov ini diikuti oleh 450 perenang dari DKI Jakarta. Dari jumlah tersebut, dibagi menjadi empat kelompok mulai 9 tahun hingga dewasa.

Yang membuat berbeda, Kejurprov kali ini harus membatasi jumlah peserta yang hadir. Setiap harinya, hanya ada 100 perenang. Dan itu masih dibagi menjadi dua sesi, yakni pagi dan siang.

Hal ini mau tak mau harus dilakukan untuk mematuhi protokol kesehatan yang berlaku demi menghindari penyebaran virus corona COVID-19. Diungkapkan Turmudzi selaku Ketua Panitia, event ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan sesuai dengan aturan FINA.

"Setiap orang yang masuk ke kolam renang baik atlet, pelatih dan panitia dibatasi serta wajib SWAB antigen yang disediakan panitia, sehingga bebas dari paparan Covid 19. Jadi kolam benar-benar steril," tutur Turmudzi yang juga menjabat Sekretaris Umum Pengprov PRSI DKI Jakarta.

"Kejuaraan ini tanpa penonton, hanya dihadiri atlet dan ofisial. Orang tua juga dilarang masuk ke dalam kolam renang. Kami menyediakan tontonan melalui akun youtube PRSI DKI Jakarta," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PRSI DKI Jakarta, Albert Sutanto, menjelaskan event ini sebagai ajang seleksi bagi para perenang Ibu kota.

"Kejuaraan ini sebenarnya ingin kami gelar dari tahun lalu. Kalau hanya time trial tidak bisa dijadikan acuan. Jadi event Kejurprov ini bisa jadi barometer untuk promosi dan degradasi. Sehingga kondisi para atler di Kejurprov ini bisa tetap terpantau," ujar Albert.