PRSI Gelar Olympic Trial di GBK, Cari Wakil untuk Olimpiade Tokyo

·Bacaan 2 menit

VIVA – Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) menggelar Indonesian Olimpyc Trial (IOT) untuk mencari wakil perenang Indonesia yang akan berlaga di Olimpiade 2021 Tokyo, melalui jalur universality atau wild card.

Indonesia Olympic Trial ini berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, 19-20 Juni 2021. IOC ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat, mulai dari SWAB antigen untuk semua yang masuk serta kapasitas yang mengikuti IOT juga dibatasi untuk menghindari kerumunan.

IOT terbagi dua sesi, babak penyisihan pukul 09.00 WIB serta babak semifinal dan final pukul 16.00 WIB.

Ini merupakan event awal akuatik dibawah pimpinan Ketua Umum Anin Bakrie yang kembali terpilih memimpin PB PRSI periode 2021-2025.

Dari IOT ini nantinya akan dipilih dua perenang terbaik Indonesia yakni satu putra dan satu putri yang akan didaftarkan untuk bisa berlaga di Olimpiade Tokyo, 23 Juli - 8 Agustus 2021.

Enam perenang yang tengah mengikuti pemusatan pelatnas Olimpiade Tokyo adalah I Gede Siman Sudartawa, Glen Victor Susanto, Triady Fauzi Sidiq, Aflah Fadalan Prawira, Farrel Armandio Tangkas dan Azzahra Permatahani. Mereka berjibaku berusaha meraih catatan terbaik supaya bisa meraih tiket Olimpiade 2021 Tokyo, bersama belasan perenang nasional lainnya.

"Ada sistem poin FINA untuk menentukan yang terbaik satu putra dan satu putri sebagai wakil Indonesia. Karena pandemi, jadi catatan sebelumnya tidak berlaku. Kita tidak tahu akibat pandemi mereka berlatih atau tidak. Jadi Time Trial ini yang menentukan waktu terbaik para atlet yang terbaru," ujar Pelatih Timnas Renang, Albert Sutanto.

Wakil Ketua Umum PB PRSI, Reswanda menjelaskan banyaknya event kualifikasi Olimpiade yang batal di berbagai negara karena pandemi, membuat atlet kesulitan mencari kompetisi bergengsi.

"Dengan berlangsungnya Indonesian Olimpyc Trial ini, maka terbuka kesempatan bagi seluruh atlet untuk membuktikan catatan terbaik mereka. Jadi tidak ada alasan pandemi lalu kehilangan kesempatan menunjukan waktu terbaik akibat event-event dunia yang dihapus. Ini juga sudah disetujui FINA untuk digelar akhir pekan ini," papar Reswanda.

Ditambahkan Albert, jika belum berhasil meraih tiket Olimpiade, para perenang masih punya kesempatan dengan membukukan catatan waktu Limit-B, yang kemudian akan diumumkan FINA.

Untuk mencapai hasil terbaik, para perenang sendiri harus melewati tiga tahapan yakni babak penyisihan, semifinal dan final.

Jadwal :

Sabtu 19 Juni 2021
400 M gaya bebas putra
400 M gaya bebas putri
400 M gaya ganti putri
200 M gaya punggung putra
100 M gaya dada putri
100 M gaya punggung putra
100 M gaya kupu putra

Minggu, 20 Juni 2021 :
200 M gaya kupu putri
200 M gaya ganti putri
200 M gaya dada putri
200 M gaya punggung putra
100 M gaya punggung putra
100 M gaya kupu putra
1500 M gaya bebas putra

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel