PS Sleman Mulai Move On Usai Dibungkam MU

Ridho Permana, Dede Idrus (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVA – PS Sleman tak ingin larut dalam kekecewaan usai dibungkam Madura United di laga penyisihan Grup C Piala Menpora di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa 23 Maret 2021. PSS takluk dengan skor akhir 1-2.

Pelatih PSS, Dejan Antonic, mengatakan kekalahan di laga perdana menjadi pelajaran berharga bagi timnya. Pasukan Elang Jawa harus bangkit dan fokus ke pertandingan selanjutnya lawan Persela Lamongan, 28 Maret 2021.

“Kita menang sama-sama, kita kalah juga sama-sama. Tidak ada yang namanya saling menyalahkan, anak-anak harus belajar di mana kesalahan mereka. Kalau bisa belajar dengan cepat kita bisa hindari itu dan bisa lebih bagus,” ujar Dejan.

Pelatih asal Serbia ini menjelaskan, tujuan utama berpartisipasi di turnamen pra musim ini untuk melihat sejauh mana kesiapan tim mengarungi kompetisi musim 2021.

“Bukan cuma untuk kebugaran tapi taktikal juga sama. Karena kalau dilihat 70 menit pertama memang bagus sekali, taktikal dan shape nya juga. Ada empat kali serangan balik bagus sekali. Itu salah satu kunci untuk kita. Semua harus siap, bukan cuma 11 atau 12 pemain,” ucapnya.

Setelah lawan Madura, PSS langsung melakukan recovery. Dejan berharap laga kontra Persela timnya bisa meraih hasil maksimal.

“Saya percaya anak-anak pasti akan kerja keras dan semoga kita raih poin tiga dan tetap positif untuk game ke dua ketiga dan selanjutnya,” kata dia.