PSBB Pra AKB Bogor Akan Perketat Penyelenggaraan Acara

Siti Ruqoyah, Muhammad AR (Bogor)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan Covid 19 Kabupaten Bogor melakukan evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar Pra Adaptasi Kebiasaan Baru (PSBB Pra AKB) yang kelima sebelum dilakukan perpanjangan PSBB Pra AKB mendatang.

Rapat Evaluasi PSBB Pra AKB yang kelima dipimpin oleh Wakil Ketua Satgas Penanganan COVID-19 selaku Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, bertempat di Ruang Serbaguna 1 Gedung Setda Kabupaten Bogor, Jumat malam 20 November 2020.

Ditemui selesai acara, Iwan Setiawan mengatakan, masih ada waktu lima hari untuk perpanjangan PSBB Pra AKB dengan catatan untuk dituangkan dalam peraturan bupati (perbup).

Draf perbup akan dibagikan kepada para wakil Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor seperti kapolres dan dandim. Nantinya, perbup mengenai PSBB Pra AKB akan lebih ketat seperti mendeteksi dini kejadian yang memungkinkan terjadinya kerumunan dengan jumlah besar.

"Kita harus mengantisipasi sejak dini dengan berkomunikasi dengan panitia dan penyelenggara untuk mematuhi protokol kesehatan COVID-19, semisal kegiatan keagamaan, pernikahan, aturan itu tidak bisa ditawar 150. Jadi jangan sampai terjadi lagi, kita hanya mengimbau saja. Namun, bila pada Hari H terjadi kerumunan massa kita pasti akan membubarkannya," kata Iwan.

Selain itu, menurut dia, terkait laporan harian COVID-19 di Kabupaten Bogor bukannya hanya angka yang ditampilkan setiap hari, akan tetapi bagaimana kejadiannya dan penanganannya serta juga deteksi dini per hari oleh tim pengkaji.

"Jadi evaluasi terhadap laporan harian COVID-19 juga harus diubah. Tim pengkaji nanti diminta tidak hanya menampilkan angka saja, namun memberikan laporan deteksi dini penyebab banyaknya terkonfirmasi positif dari tim Satgas Kecamatan. Apakah karena adanya kerumunan atau bukan dan juga penanganan yang dilakukan," ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan mengatakan, Pemkab Bogor tetap mengampanyekan pola hidup bersih, dengan 3M.

"Selalu makai masker, menjaga jarak, mencuci tangan. Menghindari kerumunan ya. Mengimbau masyarakat mematuhi imbauan pemerintah. Harus menjadi pahlawan bagi lingkungan, bagi lingkungan diri sendiri, harus saling mengingatkan. Mudah-mudahan kita selalu saling melindungi satu sama lain, kamu jaga aku, aku jaga kamu," imbaunya. (art)

#pakaimasker

#jagajarakhindarikerumunan

#cucitanganpakaisabun

#ingatpesanibu

#satgascovid19

Baca juga: Garangnya Kapolda Metro Baru, Ancam Tindak Pelanggar Prokes