PSG dikabarkan tendang pelatih Tuchel, lirik Pochettino sebagai pengganti

·Bacaan 3 menit

Paris (AFP) - Klub sepak bola Paris Saint-Germain (PSG) asal Prancis dikabarkan memecat pelatih Thomas Tuchel, dan mantan bek klub itu serta mantan bos Tottenham Mauricio Pochettino, disebut-sebut sebagai penggantinya, demikian menurut berbagai laporan media pada Kamis.

Juara Prancis itu menolak memberikan pernyataan ketika dihubungi oleh AFP untuk mengonfirmasi berita mengejutkan itu pada malam Natal seperti yang diklaim oleh surat kabar L'Equipe, berita RMC dan tabloid Jerman Bild.

"Tidak tahu," jawab juru bicara klub singkat ketika ditanya soal berita itu.

Penyerang PSG Kylian Mbappe memberikan penghormatan kepada Tuchel di media sosial.

"Sayangnya demikianlah hukum sepak bola tapi tidak ada yang akan melupakan keberadaan Anda di sini," kata pemenang Piala Dunia itu di Instagram.

"Anda telah menoreh sejarah klub dan saya mengucapkan terima kasih kepada pelatih," tambahnya.

Pochettino, yang pernah menghabiskan dua setengah tahun sebagai pemain di klub, kemungkinan akan menjalani sesi latihan pertamanya pada 3 Januari setelah jeda musim dingin.

Tuchel, 47, bergabung di Parc des Princes dengan kontrak dua tahun pada 2018, dan berjasa mengantar klub berjuluk Parisians ke final Liga Champions pertama mereka musim lalu.

Namun kini, jika kabar tersebut benar, kurang dari tiga bulan setelah kekalahan terakhir dari Bayern Munich di Lisbon, pelatih asal Jerman itu menjadi pelatih PSG pertama yang hengkang pada pertengahan musim sejak Antoine Kombouare digantikan oleh Carlo Ancelotti pada Desember 2011.

Tuchel, yang akan diberhentikan enam bulan sebelum akhir kontraknya, membawa PSG ke babak 16 besar Liga Champions musim ini meskipun diganggu oleh cedera, skorsing, dan infeksi virus corona.

Dan berbeda dengan para pendahulunya, Tuchel tampak mahir dalam mengelola kelompok pemain superstar, membuat Neymar kembali bersinar setelah sempat redup selama era Unai Emery.

Klub yang didukung Qatar itu dianggap tidak senang dengan komentar terbaru Tuchel di media Jerman pada hari Rabu.

"Kami melewatkan memenangkan Liga Champions karena satu pertandingan. Dan kami tidak pernah merasa bahwa kami telah meyakinkan orang dan bahwa mereka mengakui kinerja kami. Terkadang itu membuat Anda sedikit sedih atau marah," katanya kepada Sport1.

Dia juga mengeluhkan tuntutan yang dibebankan padanya.

"Selama enam bulan pertama saya bertanya pada diri sendiri 'apakah saya masih menjadi pelatih ... atau menteri Olahraga?'"

Dia dilaporkan diberi perintah meninggalkan klub kurang dari 24 jam setelah kemenangan 4-0 Rabu atas Strasbourg yang membuat mereka hanya terpaut satu poin dari puncak klasemen di Ligue 1 menjelang liburan musim dingin.

Jika pemecatannya dipastikan, dia akan meninggalkan PSG dengan mewariskan dua gelar Ligue 1, Piala Prancis dan Piala Liga.

Pada 2017, ia kehilangan pekerjaannya sebagai bos Borussia Dortmund, tiga hari setelah memimpin tim Bundesliga ke Piala Jerman dan dilaporkan berselisih dengan para penguasa klub.

Pelatih baru di PSG yang disebut-sebut akan menggantikan posisi Tuchel adalah Pochettino

Pelatih asal Argentina, yang menjadi bek tengah PSG antara 2001 dan 2003, meninggalkan posisinya sebagai bos Tottenham pada November 2019, enam bulan setelah memimpin mereka ke final Liga Champions untuk pertama kalinya.

Pria berusia 48 tahun itu berhasil mengubah Spurs menjadi klub papan atas selama lima setengah tahun bertugas, tetapi gagal memenangkan trofi.

Dia juga sempat disebut-sebut akan kembali ke Liga Premier bersama Newcastle jika pengambilalihan klub oleh Arab Saudi berhasil, demikian juga dengan spekulasi tentang kemungkinan direkrut Manchester United.