PSG Gak Sanggup Bayar Gaji Messi, Manchester City Tersenyum Lebar

Pratama Yudha
·Bacaan 1 menit

VIVAManchester City sedang tersenyum lebar di bursa transfer musim dingin ini. Bagaimana tidak, para pesaingnya dalam mengejar Lionel Messi mulai berguguran.

Pesepakbola asal Argentina itu sudah memasuki enam bulan terakhir dalam masa kontraknya. Kondisi tersebut membuat Messi sudah diperbolehkan membuka negosiasi dengan klub lain di Januari ini.

Paris Saint-Germain diketahui merupakan salah satu peminatnya. Les Parisiens bersaing ketat dengan Manchester City dalam mengejar tanda tangan sang megabintang.

Memang, tak terlalu banyak klub yang ingin merekrut pemain 33 tahun. Salah satu alasannya lantaran gaji sang pemain yang terlampau tinggi. Maka itu, hanya PSG dan ManCity yang gencar dalam perburuan Messi.

Namun, dilaporkan The Sun berdasarkan kabar dari jurnalis French Football, Julien Laurens, PSG mulai mundur teratur dari persaingan ini.

Lagi-lagi, gaji yang menjadi masalahnya. Tapi, bukan karena tuntutan gaji Messi. Melainkan, Les Parisiens sudah memiliki Neymar dan Kylian Mbappe yang juga bergaji tinggi. Dan jika mereka nekat merekrut Messi, neraca keuangan mereka bisa goyah dan menyalahi aturan Financial Fair Play.

"Dengan adanya Financial Fair Play, pandemi dan seberapa besar PSG telah terpengaruh seperti klub besar lainnya, saya tak tahu bagaimana, hanya di tingkat penggajian, Anda sekarang sudah punya Neymar, katakanlah gajinya 30 juta euro per tahun, Messi 60 juta euro, dan Mbappe dengan kontrak baru berpotensi sama dengan Neymar," kata Laurens.

"Hanya mereka bertiga saja, PSG harus mengeluarkan 150 juta euro, cuma untuk gaji mereka setiap tahun. Secara finansial, itu mustahil. Tapi, mereka mengatakan tampaknya mereka mau mencoba. Tapi, saya rasa itu tidak realistis," jelasnya.

Hingga saat ini, Messi belum menentukan masa depannya. Namun, dia sempat mengatakan ingin mencoba bermain di liga lain, salah satunya MLS.